Plt Sekretaris DPRD Sulut Niklas Silangen Hadiri Pelantikan 134 Pejabat Pemprov Sulut

Plt Sekwan Niklas Silangen (ketiga-kanan) saat hadir pada pelantikan pejabat. Foto:ist

Manado, Sulutreview.com – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Niklas Silangen, menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan terhadap 134 Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sulut Yulius Selvanus di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Kamis (11/6/2026).

Pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, jajaran pemerintah provinsi, serta sejumlah tamu undangan.

Kehadiran Niklas Silangen mewakili DPRD Sulut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya penguatan tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah.

Ia berharap seluruh pejabat yang telah menerima amanah baru dapat segera beradaptasi dan bekerja secara optimal untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Pesan Gubernur sangat jelas, bahwa jabatan adalah amanah dan bentuk pengabdian. Karena itu, seluruh pejabat harus mampu menunjukkan kinerja yang terukur, membangun kolaborasi yang baik, serta menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara,” ucapnya.

Silangen menuturkan pentingnya sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif dalam mengawal pelaksanaan program-program pembangunan daerah agar berjalan efektif, transparan, dan akuntabel.

“DPRD Sulut tentunya akan terus mendukung berbagai program strategis pemerintah daerah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan kerja sama yang baik, kami optimistis pembangunan Sulawesi Utara akan semakin maju dan berdaya saing,” tandasnya.

Sebelumnya, Gubernur Yulius Selvanus menyampaikan bahwa pelantikan pejabat bukan sekadar agenda rutin birokrasi, melainkan langkah strategis untuk mempercepat pembangunan daerah dan memperkuat kapasitas pemerintahan dalam menghadapi tantangan global.

Menurutnya, Sulut memiliki posisi penting sebagai gerbang Pasifik sehingga membutuhkan aparatur yang profesional, responsif, dan berintegritas tinggi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

“Jabatan yang diberikan merupakan amanah besar dari negara yang harus dijawab dengan kerja nyata, loyalitas, dan integritas. Setiap kebijakan serta program kerja harus dieksekusi secara cepat, tepat, disiplin, dan tuntas,” tegas Gubernur Yulius.

Ia juga mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik agar tidak menyalahgunakan kewenangan yang diberikan. Jabatan, kata dia, bukan sarana untuk mencari keuntungan pribadi maupun kelompok, melainkan instrumen pengabdian demi kepentingan masyarakat.

“Tidak boleh ada penyalahgunaan jabatan. Kepentingan masyarakat harus ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun golongan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur membagikan filosofi kepemimpinan yang mengibaratkan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai seorang pemanah yang harus memiliki fokus dan konsentrasi penuh dalam mencapai target pembangunan.

Dalam analogi tersebut, busur melambangkan unit kerja yang dipimpin, anak panah merupakan program kerja yang dijalankan, sementara sasaran utamanya adalah kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara.

“Tarik busur pengabdian sekuat tenaga dan arahkan dengan tepat agar setiap program memberikan manfaat nyata bagi rakyat,” katanya.

Selain itu, Gubernur turut mengapresiasi peran keluarga yang selama ini menjadi sumber dukungan bagi para aparatur dalam meniti karier dan menjalankan tugas pemerintahan. Ia menilai keberhasilan yang diraih tidak terlepas dari doa, pengorbanan, serta kesabaran keluarga di rumah.

Gubernur juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus memperkuat sinergi, koordinasi, dan kolaborasi dalam mewujudkan pembangunan Sulawesi Utara yang lebih maju.

“Kekuatan seorang aparatur bukan terletak pada tingginya jabatan yang diemban, tetapi pada ketulusan dan keberanian dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” tandasnya.

Turut hadir, Sekretaris Daerah Provinsi Sulut, Tahlis Gallang, para Asisten Sekretaris Daerah, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Fungsional Ahli Utama, Koordinator dan Tim Ahli Gubernur dan rohaniwan.(hilda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *