Aktivitas Dinas Perkim Pemkot Bitung di Lapangan Lumpuh, Ada Apa?

Bitung, Sulutreview.com– Menyusul adanya pemotongan anggaran efisiensi oleh pemerintah pusat disetiap Provinsi dan Kabupaten/Kota, nampaknya berdampak langsung pada daerah melalui kebijakan pengurangan Transfer ke Daerah (TKD).

Di kota Bitung Sulawesi Utara (Sulut) misalnya, diduga karena pemotongan anggaran ini, berimbas pada minornya aktivitas di setiap Dinas. Salah satunya Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kota Bitung.

Sejumlah warga pun sempat bertanya-tanya biasanya ada terlihat petugas yang merapihkan rumput dan bunga disepanjang jalan samratulangi kini sudah tak terlihat lagi. Ada apa?

Bocoran diperoleh, para pekerja borongan seperti pemotong rumput dan pohon yang biasanya melakukan aktivitas penataan Kota kini, sudah tidak adalagi karena sudah sejak januari telah dirumahkan.

Akibatnya Dinas Perkim yang dipimpin oleh Mex Iver Mapahena M.SI, mengatakan sampai saat ini lumpuh dalam hal pekerjaan di lapangan. karena anggaran sudah dipangkas sehingga pekerja borongan-borongan juga harus dirumahkan.

Mex Mapahena saat dikonfirmasi soal adanya hal ini, Ia tak menampiknya.

“Iya memang pekerja borongan kami sudah dirumahkan, karena anggaran sudah tak ada lagi karena mungkin saja dampak dari efisiensi dari Pemerintah Pusat,” aku Mex kepada wartawan 17 Juni 2026.

Ditanya soal ada sejumlah warga yang mengeluhkan ada pohon yang sudah layak untuk dipangkas karena mengancam keselamatan warga. Ia mengatakan memang Ia mengakui banyak keluhan seperti itu. Namun kami sudah tak berbuat apa-apa lagi

Akan tetapi kata Mex, pemotongan Pohon silahkan warga langsung menyampaikan ke Kecamatan dan Kelurahan karena alat-alat pangkas seperti chain saw sudah dijabarkan disana.(zet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *