Ketua DPRD Sulut : Pers adalah Change Of Transformation

Suasana Media Gathering DPRD Sulut di Ranowangko beach. Foto : ist

Manado, Sulutreview.com – Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar media gathering bersama Forum Wartawan (Forward) DPRD Sulut, staff, PNS dan THL di lingkup DPRD yang dilaksanakan di Ranowangko Beach Resort, Senin (6/12/21),

Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Fransiskus Andi Silangen Spb, Kbd yang menjadi nara sumber dan didampingi oleh Sekretaris DPRD Sulut Glady Kawatu, dalam kegiatan media gathering tersebut menyampaikan bahwa pers sebagai Change of Transformation, hal ini dikatakan karena pers sangat berpengaruh dalam masyarakat.

“Jadi masyarakat akan menerima informasi yang disampaikan oleh pers,” ujarnya.

“Inilah peran penting pers, apalagi di situasi kita, yang kita ketahui bersama dalam kurun waktu 2 tahun terakhir, ada suatu keadaan di mana kita semua tidak tahu bahwa akan terjadi adanya wabah Covid-19, pandemi yang luar biasa,” katanya.

Secara nasional pun diakui oleh Presiden RI Joko Widodo bahwa peran pers turut serta juga dalam menanggulangi keadaan Covid-19 ini lewat berita-berita yang sungguh luar biasa, disampaikan kepada masyarakat, yang beritanya cepat menyebar luas. “Sehingga membentuk suatu persepsi masyarakat terutama dalam penegakkan Protokol Kesehatan (Prokes),” ucap Silangen

Silangen juga mengatakan antara wartawan DPRD Sulut, para anggota dewan dan kesekretariatan harus ada yang namanya mutualisme simboisis. “Jadi kita harus membangun kinerja, kerjasama yang namanya mutualisme simbiosis, yaitu saling membutuhkan,” tambah FAS sapaan akrab dari Fransiskus Andi Silangen.

Disisi lain FAS juga mengatakan bahwa anggota dewan adalah pejabat publik atas dirinya sendiri, anggota dewan harus terampil dalam menjaga image sebagai anggota dewan terhormat sesuai koridor yang ada, yang berdasarkan pada sumpah jabatan.

“Kita tahu bersama sebelum kita masuk anggota dewan, kita disumpah salah satu sumpah itu yang selalu sampaikan kepada teman-teman di eksekutif bahwa kita akan memperjuangkan aspirasi-aspirasi rakyat yang kita wakili,” ungkap FAS.

Lebih lanjut FAS mengatakan bahwa tugas dan peran sebagai pimpinan dan anggota dewan Provinsi Sulut memerlukan teman-teman pers untuk terus bersama-sama membangun Sulut lewat peran dan fungsi masing-masing. Teman2 dari pers punya peran dan fungsi untuk menyampaikan informasi yang independen, akurat, berimbang dan tidak punya itikad buruk lewat kerja dari dewan Provinsi Sulut sesuai dengan tugas pokok yaitu sebagai unsur penyelenggara pemerintahan bersama pemerintah daerah.

Ketua Forum Wartawan (Forward) DPRD Sulut, Nobert Losa yang akrab disapa Obe menjadi moderator dalam kegiatan ini. Di akhir media gathering Obe mengimbau kepada wartawan yang khususnya meliput di DPRD Provinsi Sulut, dalam membuat berita harus memperhatikan 3 hal, yaitu akurasi data, konfirmasi dan harus memperhatikan dampaknya.

“Mengimbau agar teman-teman wartawan yang meliput di DPRD Provinsi Sulut, diingatkan terkait pemberitaan, jika membuat berita yaitu harus ada akurasi data, konfirmasi dan harus memperhatikan dampaknya. Jika merasa itu sudah terpenuhi dan layak dikonsumsi masyarakat, ya silahkan dinaikkan dengan konsekunsi ditanggung sendiri,” tandasnya sambil menambahkan ada 3 fungsi Forward yaitu membantu sosialisasi untuk hasil produk undang-undang yang dihasilkan, pembahasan anggaran dan pengawasan,” jelas Obe.

Media gathering kali ini, dihadiri oleh anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Sulut, Fabian Kaloh.(lina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *