94 Warga Desa Toulimembet Terima BLT Dandes

0
120

Tondano, Sulutreview.com – Warga Desa Toulimembet Kecamatan Kakas, yang berjumlah 94 kepala keluarga (KK) menerima Bantuan Langsung Tunai BLT) tahap III yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Kabupaten Minahasa Dr.Ir Royke Octavian Roring, M.Si, Sabtu (11/7/2020).

BLT yang diplot dari dana desa (dandes) tersebut, merupakan upaya untuk membantu serta meringankan warga di masa pandemi Covid-19.

Program dari pemerintah pusat ini, direalisasikan di seluruh daerah. Baik provinsi maupun kabupaten/kota.

“Kita patut bersyukur, sebab ada program yang direalisasikan pemerintah pusat. Dalam hal ini,  Bapak Presiden dan Wakil Presiden. Bahkan Gubernur dan Wakil Gubernur. Begitu pun dengan Pemerintah Minahasa, terus berupaya mengambil langkah dalam meringankan beban masyarakat di masa pandemi Covid-19. Yakni dengan merealisasikan bantuan,” ungkap Roring.

Dijelaskannya, Kabupaten Minahasa hampir 60 ribu Kepala Keluarga (KK) tersentuh dengan bantuan sosial baik lewat Bantuan Sosial Tunai dari Kementerian sosial, maupun BLT yang bersumber dari dana desa.

“Khusus bantuan sosial, Minahasa ada 17 ribu lebih KK. Kita mengusulkan kepada Kementerian Sosial dan ternyata ditambah menjadi 21.500 KK, jadi total bantuan Kemensos sekitar 39.500 KK. Sehingga ditambah dengan BLT dari Dana Desa, maka semua hampir mencapai 60 ribu KK .Itu artinya hampir setengah KK penduduk Minahada mendapat bantuan,” kata Bupati Minahasa.

Kepada penerima bantuan ini Bupati Roring meminta agar dana tersebut digunakan dengan sebaik-baiknya.

“Ini sudah ketiga kali bantuan diserahkan jadi pergunakan dengan sebaik-baiknya. Sebab, untuk tahapan selanjutnya, masih ada tiga bulan lagi penyaluran bantuan BLT ini,” kata Roring sambil menambahkan nominal untuk bulan berikutnya jumlahnya berkurang.

Sementara itu, dalam menghadapi virus corona yang terus mengalami peningkatan, ROR sapaan Bupati kebanggaan Rakyat Minahasa ini meminta warga terus mematuhi himbauan pemerintah dengan terus menerapkan protokol kesehatan disetiap aktivitasnya.

“Kita ketahui jumlah terkonfirmasi positif yang ada di Kabupaten Minahasa masih terus bertambah. Jadi mari bersama kita memutus  rantai penyebaran virus ini dengan terus menjaga kesehatan. Yakni pakai masker, rajin cuci tangan dan menjaga jarak saat kita beraktivitas,” imbaunya.

Berkaitan dengan agenda pembukaan aktivitas tempat ibadah sesuai edaran nomor 619/BM-VII-2020 tanggal 7 Juli 2020 tentang pelaksanaan peribadatan di rumah-rumah ibadah selama pandemi Covid-19, dijelaskan Roring, hanya dikhususkan bagi wilayah masuk kategori zona hijau atau belum terkontaminasi dengan virus corona ini.

“Jadi untuk daerah yang kategori zona hijau dapat beribadah di tempat-tempat ibadah dengan ketentuan jemaat yang hadir hanya 40 persen dari jumlah seluruh jemaat. Silahkan diatur jam beribadahnya,” jelas Bupati Roring.

Adapun ketentuan lengkap dalam pengaktifan kembali tempat ibadah sesuai edaran nomor 619/BM-VII-2020 tanggal 7 Juli 2020 adalah :

a. Kapasitas atau daya tampung rumah ibadah yang bisa di isi tidak bisa melebihi dari 40% dari total kapasitas yang tersedia.

b. Tempat pelaksanaan ibadah agar dilakukan penyemprotan disinfektan sebelum pelaksanaan ibadah.

c. Menyiapkan Thermo Scan.

d. Menyiapkan tempat cuci tangan lengkap dengan sabun.

e. Seluruh jemaat/Jemaah wajib menggunakan masker.

Pelaksanaan ibadah di rumah-rumah ibadah sesuai hasil rapat FKUB Kabupaten Minahasa diatur sebagai berikut :

a. Desa/Kelurahan zona hijau atau tidak ada yang terkonfirmasi positif dapat melaksanakan ibadah dirumah-rumah ibadah dan tidak bisa melebihi 40% dari kapasitas yang tersedia.

b. Desa/Kelurahan zona kuning yaitu yang memiliki status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maka ibadah hanya di ikuti oleh pimpinan agama/majelis jemaat.

c. Desa/Kelurahan zona merah yaitu yang memiliki warga terkonfirmasi positif masih tetap beribadah dirumah dan belum direkomendasikan untuk melaksanakan ibadah di rumah-rumah ibadah.

Masing masing pimpinan agama agar mengatur prosedur tetap tambahan dari protocol kesehatan secara umum, seperti membatasi waktu ibadah, panduan ibadah dalam bentuk slide dan tidak di cetak, tidak ada kelompok pujian serta membagi jemaat dalam beribadah.

Dalam kesempatan itupula Bupati meresmikan monumen desa Toulimembet yang dibangun dengan anggaran Dana Desa tahun 2020 yang ditandai dengan penandatanganan prasasti.

Turut hadir pada kesempatan ini, Asisten Pemerintahan dan Kesra Dr Denny Mangala MSi, jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, Anggota DPRD Fraksi PDI Rio Palilingan, Camat Kakas Veky Rombot SPt, Hukum Tua Desa Toulimembet Weny Maxi Wensen dan masyarakat penerima BLT.(engel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here