Bitung, Sulutreview.com– Aksi jago merah kembali mengamuk dan menjadi momok yang menakutkan di Kota Bitung Sulawesi Utara (Sulut) Di pembukaan Juni 2026 ini.
Dimana dalam aksi jago merah ini, mengakibatkan tiga rumah di Kelurahan Sagerat tepatnya di Perumahan Sagerat Lama dilalap api. Beruntung tidak ada korban jiwa Senin (01/06/2026) sekira pukul 18:30 malam.
Menurut seorang saksi yang tinggal tak jauh dari rumah yang terbakar mengatakan pada pukul 19:00 WITA tanpa sengaja Ia keluar dari rumah. Tiba-tiba Ia melihat ada asap mengepul dan api diatas rumah milik Pak Jimmy Tangkudung.
Sontak ia langsung berteriak sembari memanggil warga sekitar, untuk melakukan penyiraman ke rumah yang terbakar dan langsung mengubungi Lurah dan pihak Pemadam.
Sekira pukul 19:30 WITA malam tim pemadam kebakaran tiba dan langsung melakukan pemadaman juga bersama-sama jajaran TNI dan Polri yaitu pihak Danramil 1310-01/Bitung Lettu Inf Edison Kasenda. Tim Identifikasi Polres Bitung Aiptu Mardi Siswoyo, Babinsa Sagrat weru satu Serma Nelwan Tahumoa, Camat Matuari Fonda Femmy Orah, S.Sos., Lurah Sagrat weru satu Stenly Sajow SE., Piket Fungsi SPK dan Intel Polsek Matuari, Personil Kodim 1310/Bitung 6 orang.
warga pun berupaya menyelamatkan barang-barang berharga sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Asap tebal terlihat membumbung tinggi dari lokasi kejadian.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bitung, Rudi Ponamon, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Menurutnya, tiga unit rumah terdampak dalam insiden tersebut.
“Kami menerjunkan tiga armada pemadam kebakaran ke lokasi. Proses pemadaman juga mendapat bantuan dari mobil pemadam TNI AD serta mobil pengisian air milik Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Duasudara Kota Bitung,” ujar Ponamon.
Ia menambahkan, hingga saat ini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
“Untuk penyebab kebakaran belum diketahui dan masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut,” katanya.
Sementara itu, Pemerintah Kecamatan Matuari Fonda Femmy Orah menjelaskan salah satu rumah yang terbakar diketahui milik Jimmy Tangkudung, seorang pensiunan pegawai Dinas Perizinan Kota Bitung Asri Batung Banuadi. Data lengkap mengenai pemilik rumah lainnya serta total kerugian material masih dalam proses pendataan.
Beruntung tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah mengingat besarnya kerusakan yang ditimbulkan.(zet)













