Minahasa , Sulutreview – Aspirasi yang hadir dari berbagai lapisan masyarakat Desa Lowian, Kecamatan Langowan Barat, akhirnya terjawab sudah. Elvy Rilya Rawung, atau yang akrab disapa Pena Rili, resmi memutuskan untuk maju dalam perhelatan pesta demokrasi Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) Desa Lowian.
Sosok yang juga melayani sebagai Penatua (Pnt) Anak Sekolah Minggu (ASM) GMIM Imanuel Lowian ini mengaku bahwa langkah yang diambilnya adalah sebuah panggilan hati untuk mengabdi dan melayani masyarakat sepenuhnya.
Keputusan besar ini diambil oleh Pnt. Rilya bersama seluruh anggota keluarga, setelah menerima dukungan moril maupun spiritual dari para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda yang berdatangan ke rumah kediamannya.
Rasa syukur dan terima kasih pun diungkapkan oleh suami tercinta, Revel Maliangkay, usai pasangan ini resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Kumtua di Sekretariat Pilhut Desa Lowian, pada Senin (21/04/2026), pukul 11.50 WITA.
“Terima kasih banyak atas topangan dan dukungan kepada kami keluarga. Kami amini ini bukan suatu kebetulan, tapi ini jalan dari Tuhan,” ujar Pena Rili dengan penuh keyakinan.
“Dengan komitmen iman dan doa, saya akan maju dalam Pilhut Desa Lowian. Saya siap untuk mengabdi dan melayani masyarakat dengan ketulusan,” sambungnya, yang langsung disambut hangat oleh para pendukung.
Wanita yang dikenal ramah dan murah senyum ini mengakui bahwa keputusan untuk maju tidak lepas dari dukungan penuh keluarga besar.
“Jujur, setelah banyaknya support dari jemaat dan masyarakat, kami pun bergumul lewat doa. Kemudian berkomunikasi dengan keluarga, terutama suami dan orang tua,” ceritanya.
“Setelah bergumul dalam doa dan mendapat restu dari keluarga, tua-tua jemaat, tokoh-tokoh masyarakat serta teman-teman, saya pun mengambil keputusan untuk maju,” beber Rili, yang tak mampu membendung air mata kelegaan dan haru.
Dalam kesempatan tersebut, Pnt. Rilya juga memohon kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa saling mendoakan dan menjaga keutuhan selama proses demokrasi berlangsung.
“Tolong torang saling mendoakan. Mari torang bersatu dan kawal Pilhut di desa yang torang sama-sama cintai ini supaya dapat berjalan dengan aman, lancar dan harmonis,” tutup mantu dari keluarga pelayanan khusus, Denny Maliangkay dan Anneke Hone Talumewo ini.
Sebelum pendaftaran, momen sakral juga dilakukan melalui doa syafaat yang dipimpin langsung oleh Pdt. Meidi Tasik, S.Th, M.Pd.K, memohon bimbingan Tuhan bagi perjalanan politik Pnt. Rilya.
Pasca mendaftar di masa injury time penutupan pendaftaran, rumah kediaman Keluarga Pnt. Maliangkay-Rawung dipenuhi oleh ratusan pendukung dan simpatisan.
Suasana kebahagiaan bercampur haru terpancar jelas di setiap raut wajah mereka. Iringan doa, sorak sorai, dan dukungan bersahut-sahutan menyambut komitmen iman dari sosok yang siap membawa perubahan bagi Desa Lowian.
Diketahui, saat pendaftaran, bakal calon diterima oleh Panitia Pilhut Desa Lowian antara lain: Ketua Thyno Van Bone, Wakil Ketua Reyni Sumolang, Sekretaris Fero Memah, Bendahara Geyby Kumolontang, serta anggota Ranni Suwuh dan Meylan Momor. (*)













