Pengawasan Diperketat, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Pastikan Penyaluran Solar di SPBU Ring Road Tepat Sasaran

Manado, Sulutreview.com – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi merespons informasi yang beredar terkait dugaan ketidaksesuaian penggunaan barcode dalam pengisian BBM subsidi jenis solar di SPBU 73.951.06 Ring Road, wilayah Sulawesi Utara.

Menindaklanjuti hal tersebut, Pertamina segera melakukan pengecekan lapangan serta evaluasi terhadap proses penyaluran di SPBU dimaksud. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa penyaluran BBM tetap berjalan sesuai prosedur operasional, termasuk penerapan pencocokan nomor polisi kendaraan dengan data pada sistem barcode sebelum pengisian dilakukan.

Sales Branch Manager Sulutgo I Fuel, Mohammad Agung Afrizal, menjelaskan bahwa pengawasan dilakukan secara berlapis untuk menjaga integritas distribusi.

“Setiap transaksi BBM subsidi dilakukan dengan verifikasi data kendaraan, termasuk pencocokan nomor polisi. Untuk kendaraan roda enam, pengisian juga telah mengikuti ketentuan yang berlaku, dengan batas maksimal harian yang sudah ditetapkan,” jelas Agung.

Ia menambahkan, beberapa kendaraan yang menjadi perhatian telah dilakukan pengecekan dan masih berada dalam koridor ketentuan yang berlaku. SPBU tersebut juga telah melalui pemeriksaan oleh regulator pada periode sebelumnya sebagai bagian dari pengawasan rutin.

Pertamina memastikan bahwa kondisi stok BBM di wilayah Sulawesi Utara dalam keadaan aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat. Penguatan pengawasan terus dilakukan, termasuk melalui monitoring transaksi, pemanfaatan sistem digital, serta koordinasi dengan aparat penegak hukum guna mencegah potensi penyalahgunaan distribusi BBM subsidi.

Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa integritas sistem distribusi menjadi fokus utama dalam menjaga ketepatan sasaran energi subsidi.

“Pertamina terus memperkuat pengawasan di seluruh lini penyaluran, termasuk memastikan pemanfaatan sistem barcode berjalan sesuai ketentuan. Kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci untuk menjaga distribusi BBM subsidi tetap tertib, transparan, dan tepat sasaran,” ujar Lilik.

Pertamina juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi penyaluran BBM subsidi di lapangan. Apabila ditemukan indikasi pelanggaran atau kendala layanan, masyarakat dapat melaporkannya melalui Pertamina Call Center (PCC) 135 sebagai saluran resmi pengaduan.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi akan terus melakukan evaluasi dan penguatan pengawasan guna memastikan distribusi energi berjalan sesuai aturan dan dapat diakses secara adil oleh masyarakat yang berhak.(hilda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *