Jelang Sensus Ekonomi 2026, Tahlis Gallang Gandeng BPS Sulut Perkuat Data

Sekprov Sulut Tahlis Gallang saat berdialog dengan BPS Sulut. Foto:ist

Manado, Sulutreview.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) meningkatkan koordinasi bersama lintas lembaga menjelang pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang akan digelar Badan Pusat Statistik (BPS).

Langkah ini ditandai dengan kunjungan kerja Kepala BPS Sulut, Dr Watekhi, ke Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara, Tahlis Gallang, di ruang rapat Sekprov Sulut, Selasa (5/5/2026).

Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi usai pelantikan Tahlis Gallang sebagai Sekprov definitif, tetapi juga membahas kesiapan daerah dalam mendukung agenda nasional pendataan ekonomi berskala besar yang akan berlangsung pada Mei hingga Agustus 2026 mendatang.

Kepala BPS Sulut, Dr Watekhi, menekankan pentingnya sinergi pemerintah daerah dalam menyukseskan sensus tersebut. Ia menilai dukungan Pemprov menjadi faktor kunci agar data yang dihimpun benar-benar akurat dan mencerminkan kondisi riil perekonomian daerah.

“Terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Sensus Ekonomi 2026 adalah agenda besar, dan keberhasilannya sangat bergantung pada kolaborasi semua pihak, termasuk pemerintah daerah,” ujar Watekhi.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Tahlis Gallang atas jabatan barunya sebagai Sekprov Sulut, sembari berharap komunikasi dan kerja sama antara BPS dan Pemprov semakin solid ke depan.

Sementara itu, Tahlis Gallang yang didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Zainuddin Hilimi serta Kepala Biro Ekonomi Reza Dotulong, menyampaikan bahwa pemerintah daerah siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan SE2026.

Ia menilai data statistik memiliki peran strategis dalam menentukan arah kebijakan pembangunan, terutama dalam penguatan sektor ekonomi daerah di bawah kepemimpinan Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay.

“Pemerintah provinsi sangat berkepentingan terhadap data yang valid dan berkualitas. Sensus Ekonomi ini menjadi instrumen penting untuk membaca struktur ekonomi daerah secara lebih detail,” kata Tahlis.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Dr Watekhi yang baru saja memulai tugasnya sebagai Kepala BPS Sulut sejak 4 Mei 2026, dan berharap kepemimpinan baru ini semakin memperkuat kerja sama kelembagaan.

Pertemuan tersebut menegaskan arah baru kolaborasi antara Pemprov Sulut dan BPS, yang tidak hanya berfokus pada pelaksanaan sensus, tetapi juga pada penguatan ekosistem data sebagai dasar perencanaan pembangunan jangka panjang di Sulut.(hilda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *