Manado, Sulutreview.com – RDP Komisi satu kordinator komisi 1 Wakil ketua DPRD Sulut Royke Anter menanggapi terkait permasalahan Paskibraka Sulawesi Utara dengan pemerhati hukum, Senin (13/10/2025) di ruang rapat komisi 1 kantor DPRD Sulut.
Legislator Anter berharap Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dapat melibatkan para pemerhati paskibraka dan pemerhati hukum, dalam proses atau tahapan pencalonan paskibraka ke depan.
“Kita menjaga bersama apabila putra dan putri yang sudah di utus dan timbul permasalahan yaitu di tolak di pusat ini sangat mengganggu mental peserta didik, sudah pasti sangat mengecewakan,” imbuh Anter.
“Lebih parahnya lagi jika mereka telah melakukan pelatihan berbulan -bulan . Jadi saya mengusulkan kepada Kesbangpol dalam hal ini Kaban Jhoni Suak bersama SKPD terkait agar supaya data itu harus ada!,” ungkapnya.
Adapun Rapat Dengar Pendapat tersebut di pimpin oleh ketua komisi 1 Braien Waworuntu, di dampingi Anggota DPRD Sulut: Rhesa Waworuntu, Syultje Maringka, Feramitha Mokodompit, Hillary Tuwo, Hendri Walukow, Razky Mokodompit,
Menjaga tidak ada diskomunikasi seperti ini, terlebih juga bagi para pemerhati paskibraka dan Kesbangpol , dan sampai-sampai saling menyalahkan pemberitaan media, jadi kita sinkron kan saja biar tidak membiasakan pungkas Anter.(lina)













