Tahuna, Sulutreview.com – Kehadiran teknologi Supersun disambut antusias oleh para pendidik yang ada di SMP Negeri 3 Satu Atap (Satap), Desa Beeng Laut.
Salah satu warga Elisabet, mengungkapkan rasa syukur dan optimisme terhadap kemajuan proses belajar-mengajar di sekolahnya.
“Terima kasih kepada PLN yang telah menyambung listrik di sekolah kami, sangat membantu dalam proses pembelajaran kami sehari-harinya” ujar Elisabet.
Desa Beeng Laut yang berada di wilayah kepulauan Kabupaten Kepulauan Sangihe selama ini menghadapi tantangan dalam ketersediaan listrik stabil untuk mendukung kegiatan sekolah.
Dengan adanya Supersun, sekolah kini bisa menggunakan perangkat digital, melakukan pembelajaran daring, dan mengakses materi ajar secara online secara lebih optimal.
Program pemasangan Supersun ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pemerataan akses energi serta mendukung target pembangunan berkelanjutan, khususnya di bidang pendidikan dan energi bersih. PLN berharap inisiatif ini menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus berkolaborasi dalam membangun masa depan anak-anak Indonesia, khususnya di wilayah terpencil.
Supersun adalah salah satu program PLN yang merupakan solusi ramah lingkungan untuk melistriki masyarakat di daerah terisolir atau wilayah terdepan, terluar dan tertinggal (3T). Di mana PLN membangun pembangkit individual tenaga surya dan baterai untuk menghadirkan listrik 24 jam.
“Lewat Supersun, kami ingin memastikan bahwa keterbatasan infrastruktur tidak lagi menjadi penghalang untuk meraih pendidikan yang lebih baik. PLN tidak hanya menghadirkan listrik, tetapi juga menghadirkan harapan dan masa depan bagi generasi muda,” ujar Manager PLN UP3 Tahuna, RM Dimas Adhi Prabowo.(hilda)













