Bitung, Sulutreview.com– Sejumlah Rumah di Kelurahan Tanjung Merah tepatnya di Lingkungan 2 RT 01 Kecamatan Matuari mengalami Keretakan di dinding rumah warga.
Keretakan dinding rumah ini diketahui warga, usai adanya hentakan mesin oleh Perusahaan Plastik PT Futai yang ada disamping rumah mereka pada bulan lalu.
Dari penelusuran awak media, memang ditemukan keretakan di bagian dinding rumah warga, namun belum kelihatan rusak yang parah.
Salah seorang pemilik rumah yang rusak Allan Tulandi, menunjukan keretakan di bagian rumah permanen miliknya.
“Torang memang pernah dengar bunyi ledakan, kemudian dinding rumah warga bergetar, lalu muncul retakan dibagian belakang rumah,” kata Allan sambil memperlihatkan kondisi rumahnya dibagian belakang yang retak kepada sejumlah wartawan, Kamis (04/07/2024).
Kami mendengar bunyi ledakan disertai getaran tanggal kejadian kami lupa, tapi seingat dirinya pertengahan bulan Juni 2024 lalu.
Paskah kejadian itu, Ia dan sejumlah warga lainnya yang mengalami hal serupa juga.
“Kami sampai saat ini belum ada kejelasan dari Pemerintah dan pihak Perusahaan. Sebab kami was-was dan dihantui dengan jangan sampai kejadian ini terulang lagi dan membuat lebih parah lagi,” kata beberapa warga.
Sementara itu, Lurah Tanjung Merah Marlin Lengkong ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan mediasi antara warga dan perusahan.
Kalau dibilang terdampak bunyi ledakan, “Saya juga terdampak sebab saya orang Tanjung Merah ada rumah juga disini memang belakangan ini sering terdengar bunyi ledakan mesin Perusahaan,” katanya.
Dalam keterangan pihak Perusahaan, bahwa mereka sedang dalam tahap uji coba mesin. Yang mungkin saja ada terjadi eror sehingga membuat bunyi ledakan.
“Yang lalu sudah ada Dinas terkait yang turun dan hal ini juga saya sudah laporkan ke Pak Walikota,” ujarnya
“Sudah pernah ada mediasi antara warga dan perusahan untuk mencari jalan yang terbaik antara kedua pihak. Dan pihak perusahan bakal menganti rugi kerusakan rumah warga,” jelasnya.(zet)













