Bolmong, Sulutreview.com – Rekam jejak pelayanan Pria Kaum Bapa (P/KB) Gereja Masehi Injili Bolaang Mongondow (GMIBM) telah menjadi bukti cerminan cinta dan kesetiaan kepada Tuhan, yang mampu menjadi teladan bagi banyak orang.
Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Prof DR (HC) Olly Dondokambey, SE, menyatakan rasa bangga, karena dapat menghadiri ibadah perayaan hari P/KB Sinode GMIBM di Lapangan Olahraga Desa Wineru, Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), pada Jumat (03/11/2023).
“Dedikasi P/KB GMIBM dalam pelayanan adalah cerminan cinta dan kesetiaan kepada Tuhan, dan itu telah mempengaruhi banyak orang untuk mengikuti jejak yang sama,” tuturnya.

Gubernur yang merupakan Ketua Forum Komunikaei P/KB Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) menyampaikan rasa syukur, dapat hadir dan beribadah bersama segenap jajaran P/KB GMIBM.
Gubernur juga menyatakan apresiasi, karena dapat bersama-sama mendengarkan firman Tuhan, tentang bagaimana kasih Tuhan terhadap hidup manusia dalam menghadapi berbagai tantangan di era saat ini.
“Walaupun kita menghadapi tantangan dengan El Nino, tetapi sebagian daerah di Sulawesi Utara sudah mendapat berkat, dengan turunnya hujan,” ungkap Gubernur Olly.

Salah satu parameternya, adalah kondisi bendungan Lolak yang mulai terisi penuh dengan air.
“Informasi dari Penjabat Bupati Bolmong, saat ini Bendungan Lolak hampir terisi penuh.Kurang 3 persen full dan berfungsi bagi masyarakat Bolmong. Khususnya di sekitar lolak untuk mengairi sawah dan pertanian,” ungkap Gubernur Olly.
Data dari Badan Pusat Statistik menyebutkan nilai jual petani terus naik, sehingga meningkatkan kesejahteraan petani.

“Walaupun harga beberapa komoditi naik namun Pemerintah Provinsi Sulut mampu mengontrol inflasi daerah,” tukasnya.
Gubernur Olly yang saat ini dipercayakan sebagai Ketua FK P/KB PGI ini mengatakan bahwa perayaan ulang tahun P/KB Sinode GMIBM, menjadi kesempatan untuk menghormati peran Pria Kaum Bapa baik sebagai ayah, sebagai suami bahkan seorang pemimpin dalam masyarakat.
“Dedikasi P/KB GMIBM dalam pelayanan adalah cerminan cinta dan kesetiaan kepada Tuhan, dan itu telah mempengaruhi banyak orang untuk mengikuti jejak yang sama,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Gubernur Olly menyampaikan pesan sederhana namun bermakna. Yakni, bagaimana P/KB GMIBM mampu membangun komunikasi yang baik bersama dengan keluarga, yang di dalamnya terdapat istri dan anak-anak.
Salah satunya dengan menggunakan waktu-waktu tertentu untuk berkumpul dengan keluarga tanpa disibukkan dengan aktivitas menggunakan handphone.
“Ini menjadi tugas bapak-bapak bagaimana kita mempunyai kesepakatan dalam kehidupan sehari-hari, bersama keluarga supaya bercerita dengan anak-anak, berdoa bersama dan bergembira bersama. Harapannya, agar komunikasi di antara keluarga bisa berjalan dengan baik. Untuk itu, pada jam 6 sampai jam 9 malam matikan dulu Handphone, supaya ada waktu bersama dengan keluarga,” serunya.

Orang nomor satu di Sulut itu, kembali berharap agar peran P/KB GMIBM senantiasa memberikan dukungan atas kebijakan dan program pemerintah.
Ia juga berharap perayaan ini dapat dimanfaatkan untuk memperbaharui tekad komitmen P/KB GMIBM sebagai teladan dalam keluarga dan pencerahan pada generasi muda. Baik etik moral dan spiritual berdasar pada nilai nilai-nilai Kekristenan dan nilai yang terkandung dalam Pancasila sehingga generasi muda gereja tidak akan kehilangan ciri luhur tetapi menjadi penerus aktualisasi tugas panggilan gereja yakni bersaksi bersekutu dan melayani.
“Bahkan nantinya dapat memberikan kontribusi positif tentang gerak langkah pembangunan yang dijalankan oleh Pemerintah,” ungkapan Gubernur Olly.
Turut hadir pada ibadah tersebut, pimpinan BPMS GMIBM, Ketua Kompelsus P/KB Sinode GMIBM, Pnt Welti Komaling, Pejabat Bupati Bolmong, Limi Mokodompit, jajaran Forkopimda beserta para tokoh dan pemuka agama di Kabupaten Bolmong, Ketua P/KB GMIM, Maurits Mantiri, Ketua P/KB Sinode Am, Royke Roring serta Ketua FKUB Provinsi Sulut, Pdt Lucky Rumopa MTh. (Advetorial Dinas Kominfo Sulut)













