Manado, Sulutreview.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) terus mengakselerasi pelaksanaan visi pembangunan daerah melalui berbagai program strategis yang dijalankan sepanjang tahun 2025.
Berbagai capaian di sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur, hingga tata kelola pemerintahan menjadi indikator kemajuan dalam mewujudkan visi “Menuju Sulawesi Utara Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan”.
Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay, sebagaimana rilis dari Dinas Kominfo, telah menempatkan delapan misi pembangunan sebagai fondasi utama arah kebijakan daerah. Berbagai program yang telah direalisasikan menunjukkan hasil positif dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Pada aspek tata kelola pemerintahan dan penguatan integritas, Pemprov Sulut terus melakukan berbagai langkah pencegahan korupsi dan penyalahgunaan narkoba.
Upaya tersebut dilakukan melalui pendidikan karakter sejak dini, sosialisasi antikorupsi di lingkungan pendidikan dan layanan kesehatan, hingga pembinaan generasi muda melalui program kepaskibrakaan.
Di sektor sumber daya manusia, Sulawesi Utara mencatat peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 75,68 pada tahun 2024 menjadi 76,32 pada tahun 2025. Capaian tersebut didukung peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan yang semakin merata.
Pemerintah juga mendorong pembangunan SMA Taruna Nusantara di Noongan, Kabupaten Minahasa, serta pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas. Penguatan pendidikan tinggi turut dilakukan melalui pembukaan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Pertanian di Universitas Negeri Manado (UNIMA).
Selain itu, ribuan siswa SMA, SMK, dan SLB menerima bantuan beasiswa pendidikan, sementara rehabilitasi fasilitas sekolah terus dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan kualitas proses belajar mengajar.
Di bidang olahraga, pemerintah melakukan pembenahan sejumlah fasilitas, termasuk Kolam Renang Ranowangko di Manado dan arena pacuan kuda di Tompaso. Sulawesi Utara juga sukses menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional Panahan Piala Gubernur yang digelar di Stadion Klabat Manado.
Pada sektor kesehatan, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mencapai 99,1 persen dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 81,4 persen. Capaian ini memperkuat akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara pada tahun 2025 mencapai 5,66 persen atau berada di atas rata-rata nasional sebesar 5,11 persen. Realisasi investasi juga melampaui target dengan capaian Rp10,1 triliun atau 109 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp9,3 triliun.
Pemerintah daerah turut memperkuat sektor pariwisata melalui revitalisasi sejumlah destinasi unggulan seperti Sumaru Endo di Remboken dan Bukit Kasih Kanonang. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
Dalam mendukung ketahanan pangan, sekitar 8.000 hektare lahan sawah baru dibuka untuk meningkatkan produksi pertanian daerah. Program Makan Bergizi Gratis juga terus diperluas dengan dukungan 162 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), di mana sebagian besar telah beroperasi melayani masyarakat.
Pemprov Sulut juga mencatat kemajuan pada sektor infrastruktur melalui penyelesaian pembangunan Tahap IV Jalan Manado Outer Ring Road III serta revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang diharapkan mampu mendukung investasi dan pembangunan jangka panjang.
Di bidang energi, pemerintah berhasil menghadirkan layanan listrik selama 24 jam pada tujuh pulau di wilayah kepulauan Sulawesi Utara. Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan hingga ke daerah terluar.
Pada sektor sosial dan kebudayaan, revitalisasi Museum Provinsi dilakukan untuk memperkuat pelestarian warisan budaya daerah. Pemerintah juga membangun hunian tetap bagi masyarakat terdampak erupsi Gunung Ruang sebagai bentuk komitmen terhadap penanganan bencana dan perlindungan masyarakat.
Prestasi juga diraih dalam tata kelola pelayanan publik. Pemprov Sulut memperoleh predikat kualitas pelayanan baik dari Ombudsman serta penghargaan sebagai Pemerintah Provinsi Terbaik I dalam penyusunan Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029.
Di bidang pengelolaan keuangan daerah, berbagai kebijakan pro-rakyat terus dilakukan, termasuk pemberian keringanan pajak kendaraan bermotor. Sulawesi Utara juga berhasil meraih predikat Provinsi Terbaik Ketiga se-Wilayah Sulawesi dalam implementasi percepatan dan perluasan digitalisasi daerah.
Berbagai capaian tersebut menjadi gambaran komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam memperkuat fondasi pembangunan yang berkelanjutan. Melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan, Sulawesi Utara terus bergerak menuju daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.(hilda)













