Tondano, Sulutreview.com – Terpanggil untuk melakukan aksi kemanusiaan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Minahasa melaksanakan donor darah, di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Tondano, siang usai peresmian Dapur Sehat, Kamis (5/10/2023).
Dikatakan Ketua PMI Kabupaten Minahasa DR Robby Dondokambey, SSi, MAP program donor darah ini telah bergulir selama 3 bulan sekali di Lapas Tondano.
“Untuk itu, kami sangat berterima kasih kepada petugas yang ada di Lapas Tondano bersama para Nara Pidana (Napi) atau warga binaan, karena telah bersedia mendonorkan darah mereka,” kata Dondokambey.
Melalui pengambilan darah pada Napi dan petugas di Lapas Tondano, menurut RD, sangat terbantukan dalam penyediaan stok darah bagi PMI Minahasa. Meski begitu, sebelum pengambilan darah, terlebih dahulu pengecekan berat badan dan tensi. Apabila memenuhi persyaratan, peserta dibolehkan mendonor.
“Donor darah ini rutin setiap 3 bulan sekali, dan pihaknya telah menjalin kerja sama dengan Lapas Tondano. Olehnya, diucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kalapas Yulius Paath, karena sudah mengambil bagian dan membantu PMI untuk memenuhi ketersediaan darah bagi masyarakat,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Kakanwil KemenkumHam Sulut Dr Ronald Lumbuun, SH, MH, mengatakan dengan dilakukan donor darah di Lapas Tondano, dirinya sangat mengapresiasi bagi PMI Minahasa karena sudah menjalankan program mereka demi kemanusiaan.
“Kegiatan kemanusiaan ini, untuk kepentingan dan kebutuhan masyarakat. Jika ada pasien membutukan darah, pastinya PMI akan menyiapkan apa yang dibutuhkan pasien, karena program ini sebagai bentuk kepedulian PMI bagi warga Minahasa,” tandasnya.(engel)













