Maurits Mantiri Hadiri Weekly Brief Bersama Menteri Sandiaga Uno soal FPSL 2023

Bitung, Sulutreview.com– Wali Kota Bitung Maurits Mantiri, kembali lagi, diberi ruang dan kesempatan oleh Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia Sandiaga Uno untuk promosikan Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) di tahun 2023.

Promosi tersebut, dilakukan Maurits Mantiri, pada kehadiranya pada The Weekly Brief With Sandi Uno (WBSU), di sesi Talkshow II.

Dengan topik, Dukung Kemenparekraf untuk FPSL di gedung Sapta Pesona Kementrian Parekraf dan Ekonomi Kreatif Jakarta, Senin (2/10/2023) malam.

Pada kesempatan itu, Sandiaga Uno melontarkan sejumlah pertanyaan ke Walikota dan Kadis Pariwisata Bitung Pingkan Kapoh.

“Apa yang menjadi tujuan atau sasaran FPSL 2023?,” tanya Sandiaga Uno.

Dalam keterangannya, Maurits sampaikan ada beberapa tambahan di event kali ini.

Seperti, Bitung Digital Nomad Villagge (BDNV) di kampung wisata Batuputih Kecamatan Ranowulu Bitung.

Disana, seratusan pengembara digital disuguhkan dengan cagar alam, eksplore kampung wisata menjadi tempatnya para nomad.

Lalu ada Lembeh Strait Internasional Bitung Choir Festival (LSIBCF) dan kedatangan kapal pesiar ketiga selang tahun 2023 pada tanggal 8 Oktober 2023.

“Nah, kedatangan kapal pesiar ke Bitung efeknya miliaran rupiah di rasakan masyarakat. Dan adanya stimulun dari pemerintah daerah,” kata Maurits Mantiri.

Lanjut Maurits, tempat wisata di Bitung oleh para pelancong dari luar Bitung ditempuh dalam waktu 20 menit lewat jalan tol Manado Bitung.

Perbedaan pelaksanaan FPSL 2022 dengan tahun ini, ada pada lokasi pelaksanaan tak hanya berpusat di satu tempat.

Tahun ini, berlangsung di empat titik dimana pada puncaknya tanggal 10 Oktober 2023 dimeriahkan dengan performance dari grup band Tipe-X dan master of ceremony (MC) Cak Lontong.

Dalam The Weekly Brief With Sandi Uno (WBSU), di sesi Talkshow II Mas Menteri sapaan Sandiaga Uno menanyakan terkait keterlibatan pelaku UMKM.

Dan di jelaskan oleh Kepala Dinas Pariwisata Bitung Pingkan Kapoh, ada ratusan UMKM yang terlibat pada FPSL 2023.

Dari tahun sebelumnya 2022, hanya sekitar 75 UMKM.

“Kan tahun ini, Kota Bitung berhasil menyandang predikat Kota Kreatif Kuliner,” jelas Pingkan Kapoh.(zet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *