Manado, Sulutreview.com – Jalan Girian-Likupang yang rusak berat akibat longsor pada Januari silam akan segera diperbaiki.
Hal itu diperintahkan langsung oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey, alasannya agar arus lalu lintas dan pergerakan ekonomi masyarakat pulih.
Untuk memulai proyek tersebut, PT Meares Soputan Mining dan Tambang Tondano Nusajaya (MSM-TTN) pun turun langsung melakukan koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara ( Pemprov Sulut), yang diterima oleh Penjabat Sekdaprov Sulut Praseno Hadi.
“Pada pertemuan itu, kita telah membahas tentang berbagai kegiatan yang akan kita lakukan, termasuk perbaikan jalan yang longsor,” kata Deputy Manager External Relation PT MSM-TTN, Herry ‘Inyo’ Rumondor usai pertemuan di ruang Sekdaprov, Rabu (6/7/2022).
Saat ini, sambung Rumondor pihaknya telah menyiapkan jalan alternatif, sehingga akses jalan terbuka.
“Kita sudah siapkan jalan alternatif, sambil akan membangun jalan permanen. Jadi kita terus menerus berkoordinasi dengan Pemprov Sulut termasuk dengan BPJN XI , yakni Balai Pelaksanaan Jalan Nasional,” ujarnya.
Pekerjaan tersebut, kata Rumondor akan segera mulai, karena Pak Gubernur Olly sudah memerintahkankan untuk action.
“Fungsional kelancaran arus masyarakat dan ekonomi di daerah sana, telah diperintahkan kepada kita sudah secepatnya dapat menyempurnakan. Makanya kajian-kajian jalan sudah selesai dilakukan oleh konsultan yang ditunjuk oleh BPJN, juga sudah selesai termasuk topografi,” jelas Rumondor.
PT MSM, lanjut Rumondor, seperti yang disepakati akan memberikan areal nya sebagai jalan alternatif.
“Kiita akan memberikan areal kita sebagai jalan alternatif, ada sekitar 1 kilometer kemudian nanti akan dibangun jalan permanen sekitar 44 kilometer, di mana anggarannya full dari PT MSM,” ungkapnya sembari menambahkan jalan yang dibangun adalah jalur baru.
“Jalan yang dibangun adalah jalur baru, target tahun ini selesai, dengan rute yang tidak jauh dari jalur yang lama, yakni Girian-Likupang dari Desa Pinasungkulan ke Desa Pinenek,” tandasnya.
Untuk anggarannya, tambah Rumondor, sementara disusun. “Sementara disusun,” tukasnya.
Kondisi fisik jalan, sebagaimana permintaan Gubernur Olly, akan diaspal.
“Karena Pak Guberjur memerintahkan jalan kita secepatnya diselesaikan, dengan kondisi yang diaspal agar kenyamanan masyarakat tidak terganggu,” ujarnya.
Sementara itu, untu 70 kepala keluarga yang terdampak jalan longsor, seperti yang diketahui, Tengah diajukan aprraisal untuk dilakukan resettlement, berikut fasilitas lainnya. “Sedang kita siapkan dengan fasilitas penunjangnya,” tutur Rumondor.(srv)













