Bitung, Sulutreview.com– Untuk lebih mematangkan jajaran Tim Penggerak PKK Kota Bitung yang akan mengikuti lomba Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) berbasis pangan lokal tingkat Provinsi Sulawesi Utara yang dijadwalkan berlangsung pada 10 September 2026.
Membuat pihak TP PKk Bitung menggelar rapat persiapan Lomba B2SA yang digelar di Ruang Rapat Lantai 2 PKK Kota Bitung, Kamis (3/9/2026).
Technical meeting dipimpin langsung Ketua TP-PKK Kota Bitung Ellen Honandar Sondakh, S.E., dan diikuti Ketua TP-PKK dari delapan kecamatan se-Kota Bitung.
Turut hadir Chef Michael Manoso, Ketua Pokja III TP-PKK Kota Bitung Tenti Suak Sakul, S.Sos., Anggota Pokja III Mareyne Wongkar Sigarlaki, S.E., M.A.P., serta jajaran TP-PKK kecamatan.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut surat Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Utara terkait pelaksanaan Lomba Cipta Menu B2SA berbasis pangan lokal.
Tak sekadar mengejar prestasi dalam perlombaan, kegiatan ini menjadi momentum untuk mendorong kreativitas kader PKK dalam mengolah berbagai komoditas pangan lokal menjadi menu yang beragam, bergizi, seimbang dan aman.
Ketua TP-PKK Kota Bitung Ellen Honandar Sondakh menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam mengolah sekaligus mengembangkan potensi pangan lokal, terutama dalam membangun pola konsumsi sehat di lingkungan keluarga.
Menurut Ellen, pangan lokal tidak cukup hanya diketahui keberadaannya. Potensi tersebut harus diolah secara kreatif agar memiliki nilai tambah dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga maupun masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya mengembangkan kreativitas dan keterampilan, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya konsumsi pangan yang bergizi serta memanfaatkan potensi pangan lokal yang ada di sekitar kita,” ujar Ellen
Ia menekankan, gerakan pemanfaatan pangan lokal harus dimulai dari lingkungan paling kecil, yakni individu dan keluarga.
Perempuan, kata Ellen, mempunyai peran penting dalam menentukan pola konsumsi sekaligus mengolah makanan yang disajikan bagi keluarga. Karena itu, keterampilan mengolah bahan pangan menjadi makanan yang sehat, bergizi dan bernilai tambah perlu terus ditingkatkan.
“Potensi yang ada harus kita manfaatkan dengan baik. Kita harus terus belajar dan meningkatkan keterampilan, sehingga apa yang tersedia di sekitar kita dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat,” katanya.
Ellen berharap Lomba Cipta Menu B2SA tidak berhenti sebagai ajang kompetisi, tetapi mampu menjadi gerakan berkelanjutan dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga dan meningkatkan kualitas konsumsi masyarakat.
Ia pun mengajak seluruh kader PKK untuk terus bergerak, berinovasi dan menggali potensi pangan yang dimiliki Kota Bitung.
“Jangan hanya menjadi tahu, tetapi mari kita lakukan. Apa yang kita miliki harus kita kembangkan dan manfaatkan sebaik-baiknya,” pungkas Ellen.
Sementara itu, Ketua Pokja III TP-PKK Kota Bitung Tenti Suak Sakul dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung hilirisasi pangan lokal, sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-72 Provinsi Sulawesi Utara.(zet)






