Mitra, Sulutreview — Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan PT Bank SulutGo (BSG) dan pihak offtaker guna memperkuat serta mendongkrak pengembangan sektor perkebunan daerah. Sinergi bersejarah ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Pola Kemitraan Sektor Pertanian dan Perkebunan, serta Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Pola Kemitraan Budidaya, Pemasaran Kelapa, dan Hasil Olahannya, yang berlangsung di Kantor Pusat PT Bank SulutGo, Manado, Kamis 03/09.
Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan langsung oleh Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli bersama Direktur Utama PT Bank SulutGo Revino Pepah. Sementara itu, penandatanganan PKS dilakukan oleh Kepala Dinas Pertanian Mitra Ir. Vecky Monigir, ME., Pimpinan Cabang BSG Mitra Jein Arina, dan perwakilan pihak offtaker, dan disaksikan oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Utara–Maluku Utara Robert H.P. Sianipar.
Turut hadir Sekretaris Daerah Mitra David H. Lalandos, A.P., M.M., Deputi Direktur Pengawasan PEP-KLMST OJK Provinsi Sulut Budiman P. Siahaan, Manager Divisi PEPK dan LMS OJK Provinsi Sulut dan Gorontalo Toar Kaesar Dotulung, serta Pemimpin Divisi Kredit Komersial BSG Jerry Tuuk bersama jajaran manajemen BSG lainnya. Hadir pula mendampingi Bupati Kepala BPKPD Halens Ryanlie Ole, S.E., MSA., Ak., Kepala Bagian Ekonomi Albert Manurip, S.E., Kepala Bagian Umum Dristy Tora, S.H., serta Kabag Prokopim Febry Lasut, S.STP., M.Si.
Dalam sambutannya, Direktur Utama BSG Revino Pepah menyampaikan bahwa pihaknya saat ini tengah gencar melakukan kunjungan kerja ke 15 kabupaten dan kota di Sulawesi Utara. Langkah ini merupakan wujud komitmen nyata program BSG untuk mendorong dan menggairahkan pengembangan ekonomi daerah di bumi nyiur melambai.
Senada dengan hal itu, Kepala OJK Sulut Robert H.P. Sianipar menegaskan bahwa pihak regulator akan terus mendorong pemenuhan kebutuhan produktif masyarakat melalui pendekatan intensif bersama pemerintah daerah. Ia menekankan komoditas kelapa memiliki kedudukan sangat penting dan strategis bagi Kabupaten Minahasa Tenggara, sehingga pengembangannya patut menjadi prioritas bersama.
Bupati Ronald Kandoli dalam arahannya memberikan penegasan yang tegas: kerja sama yang disepakati hari ini bukan sekadar seremonial di atas kertas.
“Ini adalah sebuah gerakan nyata untuk melakukan hilirisasi produk perkebunan kelapa. Kita ingin kelapa dari Minahasa Tenggara tidak hanya dijual mentah, tetapi mampu diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi yang diakui di pasar nasional maupun internasional,” tegas Bupati.
Bupati pun langsung menginstruksikan seluruh kepala perangkat daerah terkait untuk segera menindaklanjuti PKS ini secara konkret di lapangan. Langkah awal yang harus segera dilakukan meliputi pendataan kelompok tani secara akurat, pendampingan berkala dan berkelanjutan, hingga memastikan skema pembiayaan serta penyerapan hasil bumi berjalan transparan, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata.
Di akhir arahannya, Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada OJK Sulawesi Utara, PT Bank SulutGo, dan pihak offtaker atas kepercayaan serta kolaborasi erat yang telah terjalin. Besar harapan agar sinergi ini berjalan lancar, membawa berkat, kemakmuran, serta kemajuan yang signifikan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Minahasa Tenggara.
(James)






