Pacu Pendataan SDGs, Pemdes Kawiley Lakukan Ini

Pendataan kepada masyarakat Kawiley disaksikan Pj. Hukum Tua Deisy Pangerapan (ketiga dari kanan).
IMG-20210818-WA0009

Airmadidi, SULUTREVIEW.COM –
Pemerintah Desa (Pemdes) Kawiley Kecamatan Kauditan Kabupaten Minahasa Utara berkomitmen untuk terus pacu pendataan Sustainable Develoment Goals (SDGs) dengan bersemangat bergerak turun ke rumah-rumah penduduk guna melakukan pendataan SDGs, Selasa (04/05/2021).
Penjabat Hukum Tua Kawiley Deisy Sengke Pangerapan STeol mendukung penuh program tersebut. Ini dibuktikan dengan penuh semangat turun dan mendata tiap masyarakat serta memastikan bahwa data mereka masuk. “Proses penggalian pengumpulan pencatatan verifikasi dan validasi data SDGs Desa karena SDGs merupakan sebuah program pembangunan berkelanjutan dengan tujuan untuk kesejahteraan,” ujarnya.

Penjabat Hukum Tua Kawiley Deisy Pangerapan bersama Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung.

Ia berharap program dapat berjalan dengan baik. Pasalnya jika penerapannya bisa sesuai dengan apa yang sudah direncanakan maka dampak bagi masyarakat kelak akan sangat bagus. “Pendataan ini diharapkan mendapat data real dan valid sehingga dalam penentuan program yang ada di desa bisa mengacu by data kebutuhan masyarakat,” beber Pena Deisy, sapaan akrabnya di kalangan jemaat Kyrios Kawiley.
Lanjut Pangerapan, program ini juga bisa mendapatkan rekomendasi untuk menunjang pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat sesuai hasil analisis SDGS desa. “Maka nantinya akan mewujudkan desa tanpa kemiskinan, tanpa kelaparan, sehat sejahtera, pendidikan berkualitas disesuaikan dengan Visi Misi Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara JGKWL” kuncinya didampingi para petugas data dan pemdes Desa Kawiley.

Deisy Pangerapan S.Teol.

Diketahui, berdasarkan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Permendes-PDTT) No.13/2020 terdapat 18 tujuan dan sasaran pembangunan melalui SDGs (Sustainable Development Goals) Desa. Yaitu desa tanpa kemiskinan, desa tanpa kelaparan, desa sehat dan sejahtera, pendidikan desa berkualitas, desa berkesetaraan gender, desa layak air bersih dan sanitasi, desa yang berenergi bersih dan terbarukan, pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi desa, inovasi dan infrastruktur desa, desa tanpa kesenjangan, kawasan pemukiman desa berkelanjutan, konsumsi dan produksi desa yang sadar lingkungan, pengendalian dan perubahan iklim oleh desa, ekosistem laut desa, ekosistem daratan desa, desa damai dan berkeadilan, kemitraan untuk pembangunan desa, dan kelembagaan desa dinamis dan budaya desa adaptif.(art)

banner 300x250