Manado, Sulutreview.com — Pelaksanaan pemilihan Dekan Fakultas Hukum (FH) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado periode 2026-2030 berhasil mengantarkan kemenangan telak bagi Prof. Dr. J. Ronald Mawuntu, S.H, M.Hum.
Pada pesta demokrasi kampus yang digelar di Law Tower pada Kamis (21/5/2026) itu, Prof. Ronald berhasil unggul jauh dari rival-rivalnya.
Dari total 22 suara yang diperebutkan dalam pemungutan suara tersebut, Prof. Ronald sukses mengamankan 15 suara. Posisi kedua ditempati oleh Dr. Dani R. Pinasang, SH, MHum yang meraih 7 suara, sementara Dr. Flora Pricilla Kalalo, SH, MH tidak memperoleh suara.
Ketua Panitia Pemilihan Dekan FH Unsrat, Prof. Dr. Donald A. Rumokoy, SH, MH, memastikan bahwa seluruh proses pemilihan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti.
Nuansa akademis yang demokratis juga sangat terasa, di mana Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Berty Sompie, MEng, IPU, ASEAN Eng, menyempatkan diri hadir langsung untuk menyaksikan penyampaian visi dan misi dari para calon dekan sebelum pemungutan suara dimulai.
Usai dinyatakan terpilih secara resmi, Prof. Mawuntu menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas kepercayaan yang diberikan oleh senat fakultas.
Ia menyatakan siap untuk mengemban tanggung jawab baru ini dengan penuh amanah demi kemajuan institusi.
Tidak ingin membuang waktu, Prof. Ronald menyatakan akan langsung “tancap gas” dengan menyiapkan program 100 hari kerja pertamanya yang bakal berfokus pada penguatan internal dan mutu pendidikan.
“Saya mempresentasikan program yang mengedepankan mutu akademik di kalangan dosen, khususnya guru besar. Karena ini penting untuk akreditasi. Sementara untuk mahasiswa, saya ingin menghasilkan lulusan yang siap pakai,” ujar Prof. Mawuntu optimis.
Langkah taktis dan tegas juga langsung ditempuh oleh Prof. Mawuntu terkait regulasi struktural di lingkungan universitas.
Demi menjaga profesionalitas, independensi, dan fokus dalam memimpin FH Unsrat ke depan, ia menyatakan kesiapannya untuk mundur dari posisi strategis yang dijabatnya saat ini.
“Tentunya saya akan mundur dari jabatan Sekretaris Senat Unsrat dan Ketua Senat FH Unsrat,” tandasnya usai pemilihan.
Dengan hasil pemungutan suara yang ini, Prof. Mawuntu kini bersiap menakhodai FH Unsrat untuk empat tahun ke depan, membawa visi baru menuju capaian prestasi akademik yang lebih baik dan berdaya saing tinggi.(hilda)













