Perangkat Desa “Kelaparan”, VAP Pilih Hadiri Acara Penegak Hukum

0
839
Bupati VAP memasang pita pada perwakilan pemadam kebakaran (damkar) pemkab Minut dalam apel siaga pasukan Operasi Lilin Samrat 2020 di Mapolres Minut.

Airmadidi, Sulutreview.com –
Kala perangkat desa se-Minut berdemo dari Kamis (17/12/2020) hingga Senin (21/12/2020) untuk menuntut pembayaran gaji tiga bulan, bupati Vonnie Anneke Panambunan (VAP) tak pernah sekalipun menemui mereka. Sebaliknya ia memilih menghadiri kegiatan yang diadakan institusi penegak hukum.

VAP melakukan inspeksi pasukan didampingi Kapolres Minut Grace Rahakbau.

Peraih perolehan suara terendah dalam pilkada Sulut 9 Desember 2020 ini tampak hadir dalam apel gelar pasukan Operasi Lilin Samrat 2020 di lapangan Mapolres Minut, Senin (21/12/2020). Dalam kegiatan itu, ia bertindak sebagai inspektur upacara. Dimana ia membacakan sambutan Kapolri Jenderal (Pol) Idham Aziz dan menginspeksi pasukan.

VAP (kanan) saat menghadiri pisah sambut Kajati Sulut, Sabtu (19/12/2020).

Sebelumnya Sabtu (19/12/2020) malam, Panambunan hadir dalam pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulut yang lama Andi Muh. Iqbal Arief SH MH dengan kajati yang baru A. Dita Prawitaningsih SH MH. Acara yang dihelat di Rumah Dinas Gubernur Sulut itu dihadiri Gubernur Olly Dondokambey dan Forkopimda Sulut.

Sofa di Badan Keuangan dibakar perangkat desa sebagai protes karena gaji 3 bulan belum dibayar.

Tak pelak tindakan VAP mendapat kritikan dari perangkat desa. Mereka menilai VAP sudah tak peduli dengan nasib perangkat desa. “Dimana bupati saat perangkat desa menuntut haknya? Sepertinya kami sudah tak lagi dihargai. Padahal kamilah ujung tombak suksesnya program-program bupati,” ketus salah satu perangkat desa.(art)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here