Airmadidi, Sulutreview.com –
Pasangan calon bupati dan wakil bupati Minahasa Utara nomor urut 3 Drs.Sompie Singal dan Ir.Joppi Lengkong MSi akan memprioritaskan pemekaran kecamatan dan penambahan listrik di daerah kepulauan.
Dua program tersebut disampaikan mereka dalam kampanye terbatas, Kamis (26/11/2020) di Desa Lihunu, Ehe, Kahuku, Libas di Pulau Bangka Kecamatan Likupang Timur dan Desa Talise, Tambun dan Kinabuhutan di Pulau Talise Kecamatan Likupang Barat.
Pasangan calon yang lebih dikenal dengan singkatan KISSJO (Kami Ingin Sompie Singal-Joppi Lengkong) ini mengatakan, melalui pemekaran kecamatan bakal mempermudah masyarakat kepulauan memperoleh pelayanan dari pemerintah. “Selama ini masyarakat kepulauan sering terkendala jarak dan cuaca dalam mengurus surat-surat karena harus menyeberang lautan. Makanya pemekaran kecamatan sangat penting dan khusus kepulauan direncanakan dimekarkan jadi tiga kecamatan,” ujar Singal.

Selain itu untuk listrik bakal ditambah lewat pengadaan listrik tenaga surya (solar cell). “Listrik juga akan menjadi prioritas kami di kepulauan. Saat ini sudah banyak yang menggunakan solar cell dan harga sudah sangat terjangkau,” tutur Singal. Dengan penambahan listrik, lanjutnya, pemerintah akan membangun pabrik es untuk menjaga kesegaran hasil tangkapan nelayan. “Dengan demikian masyarakat, terlebih nelayan, dapat memaksimalkan penghasilan perikanan. Hasil tangkapan mereka bisa lebih terjaga kualitasnya,” tutur Singal.

Program yang ditawarkan KISSJO mendapat apresiasi dari warga kepulauan, salah satunya Yacob Buntuang. Dikatakan warga Desa Kanibuhutan ini, selama ini masyarakat kepulauan memang kerap kesulitan mengurus surat-surat karena harus menyeberang laut menuju kantor kecamatan yang semuanya ada di daratan besar Minut. “Untuk urus surat di kantor camat saja bisa sampai 1-2 hari. Itupun kalau pas cuaca bagus. Kalau cuaca sedang buruk tentu kami tidak bisa menyeberang. Sehingga pengurusan surat jadi lebih lama lagi,” ungkapnya.
Karena itu, imbuh Bintuang, dirinya mendukung visi-misi KISSJO yang merupakan satu-satunya paslon dengan latar belakang birokrat. “Pak Sompie dan Pak Joppi dulu kan dua-duanya birokrat yang memang dekat dengan masyarakat. Jadi mereka lebih mengerti kebutuhan dan bagaimana melayani masyarakat,” tandasnya.(art)













