Airmadidi, Sulutreview.com –
Cabup nomor urut 2 Joune Ganda SE mengibaratkan dirinya dan calon wabup Kevin William Lotulung (JGKWL) seperti Josua dan Kaleb pada kisah pengintaian bangsa Israel terhadap tanah Kanaan.
Dikatakannya, singkatan (J)osua dan (K)aleb secara kebetulan sama dengan (J)oune dan (K)evin. “Josua adalah satu dari dua orang dari generasi mula-mula Israel yang masuk Kanaan. Yang satu lagi adalah Kaleb. Entah apakah ini kebetulan, Josua dan Kaleb sedangkan kami Joune dan Kevin,” katanya dalam sambutan di hadapan ratusan anggota Panji Yosua Minut yang berkumpul di JGKWL Center Jalan Soekarno, Desa Matungkas, Jumat (20/11/2020).
Ia menambahkan sebenarnya ada 12 pengintai yang masing-masing diambil seorang dari 12 suku Israel. Tapi hanya Josua dan Kaleb yang akhirnya diizinkan Allah masuk ke tanah Kanaan yang penuh susu dan madu.

Pada kesempatan itu JG juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Panji Yosua Minut terhadap JGKWL. Menurutnya ini sejarah bagi GMIM karena sekarang seluruh elemem GMIM menyatakan dukungan kepada JGKWL. “Kami sudah dapat dukungan dari P/KB (pria kaum bapa), dari fungsional lansia, WKI (wanita kaum ibu), Pemuda dan Remaja GMIM. Ini jadi sejarah dari Minut karena paslon didukung oleh seluruh elemen GMIM. Terlebih lagi sekarang dapat dukungan dari Panji Yosua,” ucapnya.
Ia pun menegaskan dirinya sebagai warga GMIM yang pernah menjadi penatua remaja di jemaat GMIM Imanuel Kaima. Sedangkan Kevin Lotulung adalah jemaat GMIM Moria Kolongan dan putra dari ketua WKI Sinode GMIM Adriana Dondokambey serta anak mantu dari Ketua Sinode GMIM Pdt. Dr. Hein Arina.

“Jadi kami jelas warga GMIM. Kalau GMIM bersatu, selesai sudah pertandingan,” tutur cabup berlatar belakang pengusaha ini.(art)













