Jelang 9 Desember, KPU Minut Bekali 3.332 KPPS

0
163
Pelaksanaan bimtek di salah satu kecamatan di Minut.

Airmadidi, Sulutreview.com –
Mendekati hari pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Utara menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di 131 desa/kelurahan se-Minahasa Utara.

Bimtek ini yang digelar selama 8 hari mulai dari tanggal 16 hingga 23 November ini dilaksanakan oleh Komisioner KPU di masing-masing Korwil dan didamping oleh PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) serta dilakukan secara bertahap di seluruh desa/kelurahan.


Darul Halim SH selaku Kepala Divisi Teknis Penyelenggara KPU Minut mengatakan, untuk mengejar target pelaksanaan bimtek tersebut maka komisioner KPU telah berkeliling di setiap kecamatan sesuai dengan Korwil masing-masing bersama dengan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa/Kelurahan maupun Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). “Dalam bimtek diberikan pemahaman tentang 15 hal baru di TPS nantinya dan teknis maupun simulasi pencoblosan dan penghitungan suara,” kata Halim.


Sementara Hendra Lumanauw MA selaku Kepala Divisi Sosialisasi, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Minut menjelaskan, bimtek ni juga dalam rangka penyesuaian terhadap pilkada saat ini yang harus memperhatikan protokol pencegahan penyebaran COVID-19. “Di antaranya jumlah maksimal pemilih dalam satu TPS. Jika tadinya 800 kini dikurangi menjadi maksimal 500 orang. Sehingga harus ada penyesuaian dan pemetaan TPS yang baru,” ujarnya.
Ditambahkan Lumanauw, bimtek ini penting karena ada perbedaan dalam penyelenggaraan pemilu tahun 2020 dibanding dengan pemilu-pemilu sebelumnya. Terutama terkait kondisi bencana non alam sekarang ini. “Sehingga menuntut anggota KPPS untuk dapat melaksanakan tugas di TPS nantinya sesuai aturan yang ada di PKPU,” imbuhnya.


Lanjut Lumanauw, kegiatan yang dilaksanakan dalam situasi pandemi Covid-19 harus tetap memperhatikan Protokol Kesehatan seperti Physical Distancing atau menjaga jarak fisik, menggunakan masker, pengecekan suhu/temperatur tubuh dengan thermogun, menggunakan hand sanitizer atau cairan pembersih tangan serta mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.(art/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here