Airmadidi, Sulutreview.com
Ada yang menarik saat Calon Gubernur Sulut Dr. Christiany Eugenia Paruntu SE (CEP) berkampanye di Desa Kema III jaga VII Kecamatan Kema, Senin (19/10/2020) siang.

Cagub yang berpasangan dengan calon wagub Sehan Salim Landjar SH ini menunjukkan dirinya sebagai figur yang toleran. Buktinya saat tengah membeberkan berbagai program dan azan ashar berkumandang dari mesjid terdekat, Paruntu dengan kesadaran berhenti berorasi. “Sudah ada azan. Saya berhenti dulu ya. Kita harus menghormati,” ujar perempuan penganut Kristen Protestan ini.
Usai azan selesai beberapa menit kemudian, barulah ia kembali melanjutkan orasi. “Semoga doanya didengar Allah SWT,” ujar Paruntu yang langsung disambut kata “Amin” oleh hadirin.

Sikap toleransi Paruntu diapresiasi hadirin yang didominasi nuansa kuning dan biru. “Ini bukti kalau Ibu CEP benar-benar punya sikap toleransi. Tak hanya memilih wakil Pak Sehan Salim Landjar yang beragama Islam. Tapi juga menghormati kumandang azan,” puji Hasna Abdullah, warga setempat.(art)













