Mutiara Sulut Dipromosikan di Indonesian Pearl Festival 2019

Rita Dondokambey memukul tetengkoren, tandai pembukaan Indonesian Pearl Festival 2019

Jakarta, SULUTREVIEW

Ketua TP PKK Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan menghadiri pembukaan Indonesian Pearl Festival 2019 di Atrium Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2019)

Indonesian Pearl Festival 2019 yang ke-8 ini digelar Kementerian Kelautan dan Perikanan, bekerja sama dengan Asosiasi Budidaya Mutiara Indonesia (Asbumi) dan Pemprov Sulut.Tujuannya, untuk mempromosikan mutiara lokal dengan kualitas internasional.

Pada kesempatan itu, Rita Dondokambey mengapresiasi KKP dan Asbumi yang telah mengangkat keunikan dan keindahan Bumi Nyiur Melambai Provinsi Sulut dalam pelaksanaan Indonesia Pearl Festival 2019 ini .

“Tentunya menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pemprov Sulut dan seluruh masyarakat bumi Nyiur Melambai, karena Sulut dapat berpartisipasi dalam iven ini. Melalui festival ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah di sektor kelautan dan perikanan serta dapat mengangkat destinasi wisata daerah di Indonesia. Khususnya yang memiliki potensi budidaya kerang mutiara,” kata Rita.

Lanjut Ketua TP PKK Sulut, Indonesia Pearl Festival adalah sebuah program unggulan yang dimaksudkan untuk peningkatan promosi Indonesia sebagai penghasil mutiara dunia dan penguatan branding “Indonesia South Sea Pearl (ISSP)”.

“Juga untuk mempromosikan destinasi destinasi wisata yang memiliki potensi areal budidaya kerang di Indonesia dan mendatangkan lebih banyak lagi para pecinta mutiara dari luar negeri ke Indonesia,” tandasnya.

Ibu Rita menuturkan bahwa Sulut sebagai salah satu provinsi di Indonesia cukup potensial dalam turut menjaga eksistensi Indonesia sebagai penghasil mutiara laut selatan serta berkontribusi bagi peningkatan promosi Indonesia sebagai penghasil mutiara dunia.

“Sulut memiliki kurang lebih 15 potensi wilayah budidaya mutiara. Sulut juga memiliki beberapa destinasi wisata yang memiliki potensi areal budidaya kerang mutiara, salah satunya Bunaken. Bunaken tidak saja dikenal sebagai destinasi wisata dengan keindahan taman lautnya tetapi juga menjadi destinasi wisata yang turut memberikan sumbangsih terhadap eksistensi Indonesia sebagai penghasil mutiara laut selatan serta turut berkontribusi bagi peningkatan promosi Indonesia sebagai penghasil mutiara dunia,” kunci Rita.(srv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *