Manado, Sulutreview.com — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) terus mengintensifkan upaya pemulihan sistem kelistrikan di Pulau Bunaken pasca-gangguan pada dua unit mesin pembangkit. Gangguan tersebut sempat menyebabkan defisit daya mampu sistem sebesar 135 kW.
Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Suluttenggo, Noven N. Koropit, menyampaikan bahwa tim teknis PLN di lapangan telah melakukan percepatan perbaikan sejak gangguan terjadi. Hasilnya, satu unit mesin pembangkit sudah berhasil dioperasikan kembali.
”Sebagai bagian dari proses pemulihan, satu unit mesin pembangkit telah berhasil kami operasikan kembali sejak dua hari yang lalu. Saat ini seluruh tim teknis PLN terus bekerja secara intensif di lapangan agar proses perbaikan unit sisanya dapat segera diselesaikan,” ujar Noven dalam keterangan resminya.
Guna menjaga kestabilan sistem kelistrikan selama proses penanganan berlangsung, PLN masih memberlakukan penghentian sementara pasokan listrik secara bergilir di sejumlah titik wilayah Pulau Bunaken.
Noven menegaskan, pihak PLN menargetkan seluruh proses penanganan gangguan teknis ini dapat tuntas sebelum awal pekan.
”Kami menargetkan gangguan pada mesin pembangkit ini dapat tertangani sepenuhnya pada hari Minggu, sehingga sistem kelistrikan di Pulau Bunaken bisa kembali beroperasi secara penuh dan normal,” tandasnya.
Atas ketidaknyamanan yang dirasakan warga dan pelaku usaha di kawasan wisata tersebut, PLN menyampaikan permohonan maaf sekaligus mengapresiasi dukungan masyarakat setempat.
”PLN menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Kami mengucapkan terima kasih atas kesabaran, pengertian, dan dukungan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung. Kami berkomitmen untuk terus memperbarui informasi perkembangan penanganan ini secara berkala,” tutur Noven.(hilda)






