Kandouw Serukan Semangat Persatuan di Hari Sumpah Pemuda

Wagub Steven Kandouw saat bertindak sebagai irup

Manado, SULUTREVIEW

Momentun Hari Sumpah Pemuda menjadi kesempatan terbaik bagi putera-puteri negeri ini, untuk mewujudkan serta kembali memperkokoh jiwa persatuan dan kesatuan.

“Tokoh pemuda pada saat itu telah menjadi pelopor untuk membangun kesadaran kebangsaan Indonesia sekaligus komitmen menjaga persatuan dan kesatuan negeri ini. Komitmen kebangsaan mereka harus kita teladani untuk membangun bangsa dan kesatuan Indonesia,” kata Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw saat menjadi inspektur upacara (irup) peringatan hari sumpah pemuda ke-91 tahun 2019 di halaman Kantor Gubernur, Senin (28/10/2019).

Kandouw mengungkapkan melalui tema “Bersatu Kita Maju”, menjadi dasar pentingnya pembangunan kepemudaan untuk melahirkan generasi muda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, kewirausahaan, kepeloporan, dan kebangsaan berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945 dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau, satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dan pengembangan sumber daya serta daya saing,” tandasnya.

Di sisi yang lain, terkait perkembangan teknologi yang berdampak negatif, seperti informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai dari pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme menjadi ancaman bagi generasi saat ini.

Karenanya, gerakan revolusi mental amatlah relevan dalam mewujudkan pemuda yang maju. Ciri pemuda yang maju adalah pemuda berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing.

“Oleh karena itu Revolusi Mental harus dapat kita jadikan sebagai pemicu untuk mempercepat terwujudnya pemuda yang maju dapat menghasilkan bangsa yang hebat,” ujar Kandouw sembari menaikkan puji syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa yang telah memberikan limpahan rahmat dan karuniaNya.

“Puji syukur kepada Tuhan, sehingga kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk dapat memperingati hari yang sangat bersejarah bagi Bangsa Indonesia dan kita semua berhutang budi kepada para tokoh pemuda tahun 1928 yang telah mendeklarasikan sumpah pemuda sehingga menjadi pelopor pemuda untuk mewujudkan kemerdekaan indonesia sekaligus menjaga keutuhan NKRI,” jelasnya.

Turut hadir Sekdaprov Edwin Silangen, Forkopimda Sulut, para pejabat di lingkup Pemprov Sulut, Pengurus KNPI Sulut serta ASN dan THL, serta peserta didik tingkat SMA sederajat.(srv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *