MANADO, SULUTREVIEW
Peringatan Dies Natalis ke-58, SMA Negeri 1 Manado berkomitmen untuk semakin meningkatkan kualitas pendidikan. Baik akademik maupun ekstra kurikuler.
Kepala SMANSA Manado, Dra Sherly O Kalangi MSi, dalam sambutannya mengatakan SMA Negeri I Manado sangat mengedepankan kualitas pendidikan untuk menuju Sulut Hebat. Terbukti, pada 2018 ini, SMA Negeri 1 Manado telah mengutus dua siswa untuk mengikuti belajar di Jerman dan 3 orang guru yang juga mengikuti kegiatan di Jerman.
“Ini berarti SMA Negeri 1 Manado selalu go internasional,” ungkap Kalangi di sela giat Dies Natalis 2018, yang dipusatkan di SMA Negeri 1 Manado, Jumat (21/9/2018).
Selain itu, Kalangi juga mengatakan SMA Negeri 1 Manado, dalam usia 58 tahun akan makin dewasa.

“Bagian penting yang menjadikan SMA Negeri 1 Manado berada di usia 58 kiranya makin dewasa, makin memiliki karakter dalam kegiatan setiap hari dengan segala eksistensinya,” ujarnya sambil menambahkan bahwa setiap sukses yang dicapai tak lepas dari kerja sama semua guru, staf tata usaha, seluruh siswa maupun seluruh stakeholder maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melalui Dinas Pendidikan yang selalu memberikan petunjuk dan arahan.
“Terima kasih kepada Pemprov Sulut Sudah memberikan bantuan pelaksanaan UNBK melalui teleconference tingkat provinsi yang dihadiri langsung Bapak Gubernur Olly Dondokambey SE,” tukasnya.
Menariknya, SMA Negeri 1 Manado, kata Kalangi merupakan sekolah yang memiliki jumlah siswa terbanyak di seluruh Indonesia dengan jumlahnya 2.096. Dengan jumlah peserta ujian tahun ini sebanyak 911.
Kalangi juga menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Sulut, karena pada pelaksanaan ujian berbasis komputer April lalu sudah memberikan sumbangan laptop sebanyak 40 unit. Sehingga jumlah komputer yang ada di SMA Negeri 1 Manado, berjumlah 126 unit.
“Pelaksanaan ujian nasional tahun ini , dengan siswa 911, maka jumlah komputer tidak akan cukup. Karena itu kita membutuhkan komputer sebanyak 310 unit, namun dalam pemenuhan komputer ini kami secara mandiri sudah berupaya melakukan penambahan unit komputer melalui kegiatan Edu Fair yang dilaksanakan tahun lalu dan hasil kegiatan tersebut dapat dibeli 5 unit komputer PC” jelasnya.
“Kami juga akan melaksanakan Edu Fair bulan Oktober 2018 nanti, berharap mendapatkan bantuan dana yang juga untuk pembelian komputer 10 unit,” imbuhnya.

Sudah melaksanakan berbagai kegiatan untuk menggali potensi siswa Melalui teknik maupun non akademik semoga SMA Negeri 1 Manado makin hebat di kemudian hari kita tetap bekerja sama bersinergi dalam melangsungkan tugas kerja.
Selanjutnya, Kepala Dinas Kebudayaan Daerah Provinsi Sulut, Ferry Sangian SSos mengatakan agar di momen Dies Natalis ke-58, SMA Negeri 1 Manado, mampu bersaing di era globalisasi sehingga menjadi generasi hebat di masa depan.
“Dies Natalis ke 58, menjadi momen refleksi dan evaluasi bagi SMA Negeri 1 Manado. Terutama dalam berbagai kebijakan program dan kegiatan yang dilaksanakan. Sehingga dengan perbaikan akan membawa sekolah ini semakin mengukir prestasi dan akan menjadi barometer pendidikan dan contoh sebagai sekolah unggulan di daerah maupun nasional,” tandasnya.
Ketua Panitia Dra Jennie Pratasik mengatakan Dies Natalis dirangkaikan dengan 12 kegiatan, antara lain, pidato Bahasa Inggris, story telling, pidato Bahasa Indonesia, poster, jalan sehat dan olahraha lainnya hingga kebersihan lngkungan.
Turut hadir, mantan kepala sekolah, mantan guru, orang tua dan siswa.(eda)













