Sampai Kapan Kemarau Panjang Landa Sulut, Ini Penjelasan BMKG Bitung

Bitung, Sulutreview.com– Masyarakat di Sulawesi Utara (Sulut) termasuk Kota Bitung, diharapkan dapat bersabar untuk menanti turunya hujan.

Pasalnya, pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Bitung memperkirakan bahwa cuaca kemarau panjang ini masih akan bertahan sampai bulan Desember di tahun 2026 ini.

Aldi Kaspari selaku Forcaster BMKG Kota Bitung mengatakan kepada sejumlah wartawan usai Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Lapangan Sari Cakalang Senin (03/09/2026).

Bahwa cuaca kemarau panjang di Sulut dari klimatologi yang kami lihat akan terus bertahan sampai akhir tahun 2026.

Ditanya pemicu adanya kemarau panjang ini. Menurut Kaspari bahwa untuk di Sulut ini, diapit 2 laut yaitu laut maluku dan berhadapan cuaca raksasa di Utara yaitu Samudra Pacifik.

Akan tetapi kata Kaspari di Sulut ini ada potensi-potensi hujan secara tiba-tiba di beberapa wilayah tertentu walaupun intensitasnya tidak terlalu tinggi.

“Prakiraan kami hujan itu normalnya akan turun di awal tahun 2027 mendatang, papar-nya.

Untuk di Bulan September ini cuacanya masih cerah berawan dan untuk potensi hujan-nya masih belum di seluruh Sulut.

“Untuk angin masih kencang karena monsun dari arah Australia sehingga ada tarikan udara dari selatan kemudian karena ada efek Elnino Samudra Pasifik itu menjadi lebih panas artinya tekanan-nya menjadi lebih rendah angin-nya menjadi lebih kencang karena El-lnino ini,” pungkasnya.(zet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *