Prof Jamaluddin Jompa Bakar Semangat Ribuan Maba Unsrat Jaga Integritas Akademis

Prof Jamaluddin Jompa bersama maba Unsrat 2026. Foto:ist

Manado, Sulutreview.com — Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado secara resmi melaksanakan agenda Penerimaan Mahasiswa Baru (Maba) Program Sarjana untuk Tahun Akademik 2026/2027.

Dalam momen penuh khidmat tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., memberikan amanat strategis yang membakar semangat ribuan mahasiswa baru yang memadati area kampus.

​Menghadapi era disrupsi dan pesatnya perkembangan teknologi modern, Prof Jamaluddin menuntut seluruh mahasiswa baru untuk mentransformasi diri menjadi pembelajar yang adaptif.

Menurutnya, mahasiswa saat ini harus terus mengasah kemampuan berbahasa, memperluas wawasan global, serta membangun pola berpikir yang kritis dan kreatif agar siap bersaing di dunia kerja yang terus berubah.

​Terkait maraknya penggunaan teknologi terkini, termasuk kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence), Plt Rektor secara khusus mengingatkan civitas akademika muda tersebut untuk tetap mengedepankan etika dan integritas.

​”Gunakan teknologi, termasuk kecerdasan artifisial, secara cerdas, etis, dan bertanggung jawab untuk mendukung proses pembelajaran, bukan menggantikan kejujuran dan kemampuan berpikir Saudara sendiri,” ucap Prof Jamaluddin di hadapan peserta yang hadir.

​Tak hanya menekankan aspek kecakapan digital dan akademis, Prof Jamaluddin juga mengajak mahasiswa baru untuk senantiasa menghidupi nilai-nilai luhur dari pahlawan nasional Dr. Gerungan Saul Samuel Jacob (G.S.S.J.) Ratulangi.

Falsafah legendaris Si Tou Timou Tumou Tou—manusia hidup untuk memanusiakan manusia lain—ditegaskannya harus menjadi fondasi moral selama menempuh perjalanan studi di Unsrat.

​”Pendidikan yang Saudara tempuh bukan hanya untuk memperoleh pekerjaan atau meningkatkan kehidupan pribadi, tetapi juga untuk mempersiapkan diri menjadi manusia yang dapat memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, daerah, bangsa, dan negara,” tambahnya.

​Mengingat masa perkuliahan akan berjalan dengan sangat cepat, Prof. Jamaluddin meminta mahasiswa menetapkan target kelulusan sejak awal dan membuktikannya lewat disiplin serta kerja keras harian.

Berbagai tantangan akademis, seperti mata kuliah yang sulit, jadwal padat, hingga kegagalan yang mungkin ditemui, hendaknya dipandang sebagai bagian penting dari proses pembentukan karakter dan mental yang tangguh.

​Meskipun mahasiswa didorong aktif dalam organisasi kemahasiswaan, kegiatan penelitian, pengabdian masyarakat, hingga kewirausahaan, pimpinan Unsrat memeringatkan agar seluruh aktivitas tersebut dikelola secara seimbang tanpa mengorbankan komitmen utama akademis.

​”Aktif berorganisasi dan berprestasi adalah hal yang baik, tetapi jangan sampai melupakan tanggung jawab utama Saudara untuk menyelesaikan pendidikan,” ingatnya.

​Mengakhiri pesannnya, Prof. Jamaluddin menyampaikan harapan besar agar seluruh mahasiswa baru yang hadir saat ini dapat bertemu kembali di panggung wisuda beberapa tahun mendatang untuk menyandang gelar sarjana.

​”Belajarlah dengan tekun. Berproseslah dengan disiplin. Berprestasilah dengan integritas,” pungkasnya.

​Acara penerimaan maba ini turut dihadiri oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Sulut, Kapolda Sulut, jajaran Senat Unsrat para Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, pimpinan lembaga, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh mahasiswa baru Unsrat.(hilda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *