Mitra, Sulutreview – Pemerintah Desa Wongkai Satu, Kecamatan Ratahan Timur, Kabupaten Minahasa Tenggara, terus mempercepat pelaksanaan pemeliharaan jalan usaha tani guna memperlancar akses pertanian dan mendukung ketahanan pangan masyarakat setempat.
Hukum Tua Desa Wongkai Satu, Eiler Antou, menjelaskan bahwa kegiatan ini dibiayai sepenuhnya melalui alokasi Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026 dengan total anggaran sebesar Rp 82.661.250. Lingkup pekerjaan meliputi pemeliharaan jalan sepanjang 3.175 meter yang terletak di area perkebunan dan pertanian desa.
“Pemeliharaan jalan usaha tani ini menjadi prioritas utama untuk memperlancar pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan. Dengan akses yang baik, biaya distribusi menjadi lebih ringan dan hasil panen warga dapat sampai ke pasar dengan lebih cepat dan aman,” ungkap Eiler Antou.
Hingga saat ini, progres pelaksanaan pekerjaan telah mencapai 87,1 persen. Tahap awal telah dilaksanakan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Musoma Desa Wongkai Satu, meliputi penggunaan alat berat selama 79 jam kerja, dengan hasil pekerjaan yang telah sesuai dengan target volume yang direncanakan.
Selanjutnya, tahap penyelesaian akan dilanjutkan dengan pemasangan plat deker sebanyak dua unit. Sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi lokal, pekerjaan ini akan diserahkan kepada warga Desa Wongkai Satu sendiri.
“Kami berkomitmen agar setiap pembangunan di desa melibatkan peran BUMDesa dan partisipasi aktif warga, baik sebagai tenaga kerja maupun pelaksana, agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat,” tambahnya.
Diharapkan setelah selesai, jalan usaha tani ini dapat memberikan manfaat jangka panjang, meningkatkan produktivitas pertanian, serta memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian keluarga petani di Desa Wongkai Satu dan wilayah sekitarnya.
(James)













