Bitung, Sulutreview.com– Jajaran anggota DPRD Bitung kembali lagi melakukan Reses di Daerah Pemilihan Masing-Masing dalam memenuhi aturan untuk menyerap aspirasi masyarakat di medio Agustus tahun 2025 ini.
Seperti yang dilakukan salah satu kader Partai Amanat Nasional (PAN) terbaik yaitu Bapak Imran Lakodi S.Sos, melaksanakan Reses di wilayahnya di kompleks Sari Kelapa di Kecamatan Maesa.
Dalam Reses masa persidangan ketiga tahun pertama tahun sidang 2025-2025 ini, dihadiri ratusan masyarakat yang menyampaikan keluhan terkait persoalan masyarakat diantaranya masalah BPJS yang penyakit yang tidak ditanggung oleh BPJS yang masyarakat belum tahu.
Selain itu terkait Program Keluarga Harapan (PKH) yang pendataanya belum maksimal dilapangan. Selain itu persoalan pelayanan diinstansi Pemerintahan yang sering mempersulit warga.
Juga masalah BPJS ketenagakerjaan menyangkut peserta tenaga kerja warga menanyakan apa-apa saja jenis pekerja yang bisa terdaftar, apakah tukang jahit bisa mendaftar? dan iuran dalam pembayaranya berapa yang diharapkan tidak terlalu tinggi yang menyulitkan warga.
Perwakilan BPJS, Capil dan beberapa instansi perwakilan pun mencoba menjelaskan kepada warga secara taktis dan membuat warga bisa memahaminya.
Mendengar keluhan warga, dalam closing statement dari Imran Lakodi tampil penuh percaya diri, yang dengan lantang dan berapi-api mengatakan jangan sampai apa yang dijelaskan oleh perwakilan pemerintah maupun instansi lainya hanya sorga telinga dimana ucapan yang jelas didengar yang pada akhirnya secara kenyataanya tidak sesuai dengan harapan.
“Untuk itu saya meminta agar perwakilan instansi di Kota Bitung maupun di Pemerintahan agar jalankanlah SOP (Sistem Operational Prosedur) sesuai aturan yang ada jangan menyusahkan atau p ersulit rakyat,” tegas Lakodi berapi-api.
Lakodi pun memberikan literasi bahwa DPRD adalah perpanjangan rakyat untuk menjawab dan melayani segala persoalan yang ada.
“Maka dari itu tugas Anggota DPRD adalah melayani rakyat membantu segala benang kusut untuk diluruskan agar segala hal yang tidak bisa dilakukan warga dibantu oleh DPRD contohnya dalam persoalan yang terangkat saat ini,” papar Kader Muda PAN yang vokal ini.(zet)













