Jakarta, Sulutreview.com- Wali Kota Bitung Hengky Honandar didampingi Ketua TP PKK Ny Ellen Sondakh menghadiri pelantikan pengurus baru Kerukunan Keluarga Bitung (K2B) di Jakarta Periode 2025-2030.
Wali Kota dalam sambutanya berpesan pelantikan K2B ini, Menjadi momentum memperkuat jaringan sosial, budaya, dan solidaritas antarwarga Bitung di luar daerah.
Pengukuhan berlangsung di Lumire Hotel and Convention Center, Jakarta, Jumat (27/6/2025).
Momen penting ini dihadiri oleh para tokoh masyarakat, perwakilan pemerintah pusat, serta diaspora Bitung dari berbagai wilayah, termasuk Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, SE.
Wali Kota Hengky menyampaikan apresiasi dan harapannya kepada seluruh pengurus K2B yang baru saja dilantik.
“Kami percaya, K2B bukan hanya organisasi, tetapi adalah rumah besar yang menyatukan torang semua. Baik yang tinggal di kampung halaman, maupun yang merantau. Slogan ‘Dari Torang, Voor Torang’ adalah wujud nyata semangat saling menopang, saling peduli, dan membangun bersama,” ucap Hengky.
Wali Kota juga menambahkan bahwa peran diaspora sangat penting untuk mendukung pembangunan daerah.
“Torang yang ada di luar daerah, terutama di Jakarta, punya kapasitas besar. Baik dalam pengetahuan, jaringan, dan pengalaman. Kami ajak torang semua untuk terus berkarya dan tidak melupakan asal-usul. Torang bisa jadi jembatan bagi kemajuan Bitung,” pesan Hengky Honandar.
Pelantikan ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Abuna Dr. Andrias Kemal, M.Th yang juga menjadi khadim pada kegiatan tersebut.
Selain itu Heince Onni Wongkaren, SE, yang mewakili Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI, dalam kapasitasnya sebagai Kepala Bagian Umum dan BMN.
Ketua umum terpilih, Romy Ganap, secara resmi memulai masa jabatan untuk periode 2025–2030, menggantikan kepemimpinan sebelumnya yang dijabat oleh Dr. Maikel untuk periode 2020–2025.
Turut hadir juga Ketua Umum K3 (Kerukunan Keluarga Kawanua), Ibu Angelica Tengker, menjadikan kolaborasi lintas komunitas daerah Sulawesi Utara di perantauan.
Dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan, acara ini menjadi momentum memperkuat jaringan sosial, budaya, dan solidaritas antarwarga Bitung di luar daerah.(zet)













