Suasana pelantikan Guru Profesional di UNIMA Tondano
Minahasa, Sulutreview.com– Bekerjasama dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi RI, pihak Universitas Negeri Manado (Unima), kembali lagi melantik ratusan Guru Profesional lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) di tahun 2023.
Hal ini terungkap pada pelantikan guru Profesional lulusan PPG Prajabatan gelombang ke-2 tahun 2023 dan lulusan PPG dalam jabatan (Daljab) angkatan 1 Retaker PPG periode IV yang di laksanakan di Kantor Pusat Unima Tondano Kabupaten Minahasa pada Senin 18 Desember.
Pada acara pelantikan ini, dihadiri oleh Rektor Unima Prof. Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd. yang diwakili Pelaksana Harian (Plh) Prof Dr Orbanus Naharia MS sekaligus, melantik rutusan guru profesional baik yang hadir langsung maupun secara Daring (Dalam jaringan).
Usai melakukan prosesi pelantikan, Prof Dr Orbanus Naharia MS memberikan sambutan yang menyampaikan sebenarnya Ibu Rektor Unima yang akan melantik hari ini, namun Ibu Rektor lagi ada tugas ke Jepang untuk menghadiri kegiatan kerjasama dengan beberapa Perusahaan Raksasa di Jepang.
“Apalagi Unima sudah, mengutus 25 orang untuk magang di Jepang dengan sallary 20 juta per bulan. Itu menandakan Manado State University mempunyai kualitas profesional sehingga bisa mengajak Unima untuk bekerjasama dengan Negara-negara di Dunia,” ujar mantan Direktur Pasca Sarjana Unima ini.
Dia pun, sangat menghargai sebab ada orangtua yang datang di acara pelantikan Guru Profesional mendampingi anak atau pun suami serta Isrti dan anak-anak yang mendampingi keluarganya yang dilantik.
Menurut Prof Orbanus, Pelantkan ini merupakan momentum yang sangat baik skali bagi guru-guru yang Daljab maupun Prajabatan yang bisa menjadi guru yang profesional.
“Sebab tidak gampang untuk lulus menjadi guru Profesional karena ada banyak yang belum lulus. Saya berpesan jangan sampai yang dilantik ini tetapi kemudian kedepan tidak jadi guru, itu sama saja anda merampas hak orang lain, Negara juga akan dirugikan,” kata jebolan Doktor Kimia Instiutute Pertanian Bogor ini.
Ditambahkanya, bahwa dengan prinsip ini. Tidak gampang menjadi guru Profesional. Dimana anda diajar selama 1 tahun, bagaimana menganalisis suatu solusi, sehingga masalah pembelajaran bisa diatasi.
“Harus dingat, kedisiplinan, keahlian Bapak Ibu tidak hanya dalam PPG saja, tapi dilakukan setiap hari di dalam mengajar sehingga anda akan menjadi model. Menyusun pembelajaran dengan problem analyis. Tunjukan bahwa anda guru Profesional,” kata Prof kelahiran Manganitu Kabupaten Sangihe ini.
Ia mengatakan, bahwa guru Profesional tidak hanya dilantik melainkan, sebentar lagi nama anda sudah tercatat di Menpan (Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi dan Birokrasi) iya kan Prof Cosmas mendengar apa yang dikatakan Prof Orbanus langsung Prof Dr Cosmas Poluakan langsung mengatakan Iya.
Ia berharap, Guru Profesional yang dilantik ini. Agar dapat menularkan ilmu yang didapat untuk dibagikan ke siswa di sekolah sehingga siswa dalam mereka belajar mendapatkan banyak ilmu dalam mencerdaskan seluruh siswa di Indonesia ini.
“Untuk itu, saya atas nama Rektor dan seluruh civitas akademika Unima mengucapkan terimah kasih, dan selamat atas dilantiknya guru-guru Profesional,” kuncinya.
Hadir juga dalam acara pelantikan ini, Koordinator PPG Prof Dr Cosmas Poluakan M.SI serta mantan Rektor Unima Prof Dr Philoteus Tuerah DEA, dan Prof Herry Sumampouw serta ratusan Guru yang dilantik, baik itu yang menghadiri langsung dan Daring.(zet)













