Manado, Sulutreview.com – Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara (Sulut), pada triwulan III tahun 2023, dibandingkan periode yang sama pada tahun 2022 atau year on year (yoy) tumbuh sebesar 5,40 persen.
Secara umum, hampir semua lapangan usaha cenderung tumbuh positif, kecuali lapangan usaha Jasa Keuangan dan Asuransi serta Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib yang mengalami kontraksi sedalam 0,69 dan 3,34 persen.
Beberapa lapangan usaha yang mendorong
pertumbuhan ekonomi pada triwulan III-2023 ini diantaranya Transportasi dan Pergudangan (13,93 persen), Konstruksi (11,85 persen), serta Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (10,51 persen).
Disebutkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulut Asim Saputra, pertumbuhan pada lapangan usaha Transportasi dan pergudangan didorong oleh banyaknya perjalanan dinas baik dari instansi pemerintah maupun swasta.
“Peningkatan jumlah wisatawan mancanegara, adanya penambahan frekuensi penerbangan China Southern Air, serta penambahan jumlah kapal rute Manado-Talaud juga mendorong pertumbuhan lapangan usaha Transportasi dan Pergudangan pada triwulan ini,” tutur Asim Saputra.
Lapangan usaha Konstruksi tumbuh
signifikan seiring dengan banyaknya proyek pembangunan yang didanai oleh pemerintah dan swasta. Data dari Asosiasi Semen Indonesia (ASI) juga menunjukkan peningkatan pengadaan semen di Sulut sejalan dengan besarnya realisasi proyek pembangunan pada triwulan III.
Sedangkan pertumbuhan lapangan usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum didorong oleh banyaknya perjalanan dinas serta pertemuan tatap muka atau Meetings, Incentives, Conferences, Exhibitions (MICE) yang dilaksanakan di hotel, baik oleh pemerintah maupun swasta.
“Selain itu, adanya pembukaan restoran baru, dilaksanakannya acara internasional seperti Tomohon International Flower Festival (TIFF) serta acara nasional dan lokal lainnya juga meningkatkan aktivitas penyediaan akomodasi dan makan minum pada triwulan ini,” sebut Asim.
Struktur perekonomian Sulut, menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku pada triwulan III-2023 didominasi oleh lapangan usaha Pertanian, Kehutanan, dan
Perikanan; Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Sepeda Motor; Konstruksi; Transportasi dan Pergudangan; dan Industri Pengolahan dengan share masing-masing sebesar 20,55 persen; 13,07 persen; 12,17 persen; 11,75 persen; dan 10,01 persen.
“Peranan kelima lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Sulawesi Utara mencapai 67,55 persen. Jika ditinjau dari masing-masing sumber pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara triwulan III-2023 (yoy), lapangan usaha Konstruksi memiliki sumber pertumbuhan tertinggi yaitu sebesar 1,59 persen, diikuti Transportasi dan Pergudangan sebesar 1,10 persen, serta Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 0,97 persen.(eda)













