Geledah Kamar Hunian, Satpol Patnal Lapas Tondano Temukan Sajam Modifikasi

Suasana penggeledahan lapas. Foto : istimewa

Tondano, Sulutreview.com – Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Lapas Tondano kembali melakukan kegiatan penggeledahan kamar hunian, Senin (02/10/2023).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut perintah dari Dirjen Pemasyarakatan untuk mencegah serta meminimalisir adanya barang terlarang didalam Blok Hunian sehingga dapat mewujudkan Lapas dan Rutan bebas dari peredaran handphone dan narkoba.

Kegiatan kali ini dipimpin Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Widodo didampingi Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Admin Kamtib) Aryo Julius setelah berkoordinasi dengan Kepala Lapas Yulius Paath.

Kegiatan diikuti oleh sekitar 7 orang anggota yang terdiri dari staf kepala KPLP, staf Kamtib, komandan jaga dan anggota regu pengamanan yang sedang dinas.
Dalam arahannya, Widodo menekankan kepada seluruh anggota untuk melakukan kegiatan dengan teliti, penuh tanggung jawab dan santun.

“Pada saat kegiatan penggeledahan nanti saya tekankan kepada rekan-rekan sekalian untuk melakukan penggeledahan dengan humanis sehingga tidak menimbulkan resistensi atau perlawanan dari warga binaan” ujarnya.

Untuk sasaran penggeledahan, kata Widodo, menyasar barang-barang terlarang seperti handphone dan narkoba serta barang yang disinyalir dapat menyebabkan gangguan kamtib seperti senjata tajam dan alat elektronik modifikasi yang dapat menimbulkan gangguan arus listrik.

“Jangan ragu untuk menyita jika memang ditemukan barang yang terlarang dalam penggeledahan,” tambahnya.

Kegiatan penggeledahan dimulai tepat pada pukul 10.00 WITA dan dilakukan pada Blok Narkoba yang terdiri dari 6 kamar hunian.

Penggeledahan yang dilakukan selama kurang lebih 60 menit tersebut tidak ditemukan adanya narkoba, namun masih ditemukan senjata tajam (sajam) modifikasi dan alat elektronik modifikasi.

Selanjutnya barang hasil penggeledahan tersebut diamankan dan dilakukan pendataan untuk dilakukan dimusnahkan.
Widodo menambakan kegiatan penggeledahan ini akan terus dilakukan secara rutin dan merata disetiap kamar hunian.

“Mari sama-sama satukan tekad untuk mewujudkan Lapas Tondano bebas dari HALINAR (Handphone, Pungli dan Narkoba)” ujarnya.

“Apresiasi dan terimakasih disampaikan oleh Bapak Kalapas kepada seluruh anggota yang hadir pada giat Pagi ini, tetap semangat dan jaga kekompakan, serta selalu jaga kesehatan dan tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan,” pungkas Widodo.(engel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *