Manado, Sulutreview.com – Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara, bersama Dinas Pariwisata Sulut dan Biro Hukum membahas tentang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi (RIPPARPROV), Senin (4/7/2022).
Pasca ditetapkannya dalam rapat paripurna terkait RIPPARPROV Tahun 2022-2025, pada 22 April 2022 lalu, untuk di bahas ketingkat selanjutnya, pansus yang menangani Ranperda tersebut sudah berkunjung ke beberapa daerah sebagai pembanding.
Pansus ini melakukan studi di sejumlah daerah antara lain Bali,Toraja, Yogyakarta, Sumatera Danau Toba dan berkunjung ke Kementerian Pariwisata dan Bappenas.

Setelah selesai melakukan kunjungan ke daerah-daerah tersebut, kini Ranperda Tentang rencana induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi Tahun 2022-2025 sementara membahas pasal- per pasal.
Dikatakan Politisi PDI Perjuangan, Ir. Jems Julius Tuuk, bahwa pansus akan berusaha semaksimal mungkin agar Ranperda Tentang rencana induk Pembangunan Kepariwisataan Provinsi Tahun 2022-2025 ini selesai secepatnya.

“Kami akan terus berusaha untuk bisa Ranperda ini diselesaikan, maka dari pada itu kami saat ini bersama mitra kerja Dinas Pariwisata dan Biro Hukum untuk membahas naskah akademik, dengan membahas pasal-per pasal,”ujar Tuuk.
Ia juga menegaskan, ranperda ini akan di rampungkan di bulan Juli. “Target perda RIPPARPROV selesai bulan ini,” ungkapnya.

Tuuk juga menyampaikan, saat pansus berkunjung ke Bali menemukan hal menarik karena semua kebutuhan makanan disajikan dalam bentuk organik.

“Kenapa mereka bisa suplay karena ada kerjasama dengan dinas terkait dan petani yang ada di Bali,” jelas Tuuk, sembari menambahkan, Kalau di Bali bisa pasti di Sulut juga bisa.
Sejauh ini semua ranperda yang ada sudah sesuai dengan yang dipikirkan oleh tim penyusun. Tapi dengan berjalannya waktu dan belajar di daerah lain yang sudah terlebih dahulu, pasti akan ada beberapa hal lagi yang akan ditambahkan dalam perda ini.

Rapat Ranperda RIPPAPROV Tahun 2022-2025 ini dipimpin langsung oleh ketua Panitia Khusus, Ir. Jems JuliusTuuk dan
didampingi Wakil Pansus Herol Vresly Kaawoan serta di hadiri langsung oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) Glady Kawatu bersama dengan tim ahli beserta instansi-instansi terkait.(Advetorial DPRD Sulut)













