Manado, Sulutreview.com – Sekdaprov Sulawesi Utara Asiano Gamy Kawatu mengatakan bahwa secara umum pemerintah dituntut untuk selalu mengembangkan keberadaan dari masyarakat yang semakin berkualitas.
Untuk itu, diperlukan Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK)
yang merupakan salah satu instrumen yang akan menentukan arah ke depan dari masyarakat di Sulawesi Utara.
“Artinya kualitas masyarakat itu penting dan bagaimana men-drive agar supaya kualitas itu masyarakat itu bisa tumbuh dan berkembang dari waktu ke waktu,” ujar Kawatu membuka rapat tahap pertama Sosialisasi Pentingnya GDPK yang digelar Dinas Dukcapil dan KB Sulut di Hotel Gran Puri Manado, Rabu (20/4/2022).
Menilik angka-angka layaknya Human Development Index, Sekdaprov menyebut Sulawesi Utara berada pada ranking 7 nasional dengan angka 73,3, yang diharapkannya dapat dipertahankan serta ditingkatkan, sehingga kedepannya dalam pemerintahan ODSK kualitas masyarakat Sulut bisa terus tumbuh.
Kawatu mengatakan dalam GDPK terdapat 5 Pilar Pembangunan Kependudukan, diantaranya yaitu pengendalian kuantitas penduduk; peningkatan kualitas penduduk; pembangunan keluarga; penataan persebaran dan pengarahan mobilitas penduduk; serta penataan penduduk.
“Kuantitas penduduk ini perlu dikendalikan, dan karena itu program KB tetap dilaksanakan. Kemudian menyangkut peningkatan kualitas penduduk, apa artinya misalnya kita berpendidikan tinggi, membuka sekolah-sekolah yang bagus, serta membuka lapangan kerja, jika kualitas dari penduduk kita biasa-biasa saja,” ungkapnya.
“Pembangunan keluarga juga memang sesuatu yang dibutuhkan. Dalam konteks bernegara maupun dari sisi agama, maka pembangunan keluarga yang baik itu penting untuk selalu ditingkatkan,” tambahnya.
Terkait penataan persebaran dan mengarahkan mobilitas penduduk, Kawatu menyebut bahwa poin tersebut penting guna mencegah terjadinya penumpukan penduduk di kawasan perkotaan guna mencegah terabaikannya pembangunan pertanian di pedesaan.
“Mudah-mudahan apapun yang bisa kita eksplore dari diri kita masing-masing untuk memberikan sumbangsih bagi kegiatan penyusunan dan pemanfaatan GDPK ini betul-betul bisa terjadi,” tandasnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Tino Tandayu, Kadis Dukcapil dan KB Sulut Lynda Watania, serta para pejabat dan stakeholder terkait.(srv)












