Peringati HKN ke-57, Pemprov Sulut Siap Wujudkan Indonesia Sehat Tahun 2025

Wagub Steven OE Kandouw saat menghadiri HKN ke-57. Foto : istimewa
IMG-20210818-WA0009

Manado, Sulutreview.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara optimistis untuk mewujudkan Indonesia Sehat di tahun 2025 mendatang.

Hal itu sejalan dengan arahan Presiden RI Joko Widodo yang menyatakan bahwa tahun 2025 merupakan tahun perwujudan Indonesia Sehat.

Bacaan Lainnya

Agar dapat terwujud, Kementerian Kesehatan sudah menyiapkan berbagai program reformasi dalam bidang kesehatan.

“Banyak hal yang harus kita buat di sisa waktu empat tahun. Ini merupakan suatu pekerjaan yang besar, pekerjaan yang memerlukan kerjasama yang baik dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota,” ungkap Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven OE Kandouw pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-57 yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) yang di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado, Rabu (24/11/21).

Kegiatan yang disuport Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulut itu, juga digelar launching program Anak Sehat Anak Hebat (ASAH) serta pemberian penghargaan bidang kesehatan kepada pihak-pihak yang dianggap telah menghasilkan prestasi hebat, khususnya dalam penanganan pandemi Covid-19 yang diserahkan langsung oleh Wagub Steven.

Untuk itu dalam kegiatan yang bertemakan “Sehat Negeriku, Tumbuh Indonesiaku” ini, Wagub kemudian mengajak seluruh pihak termasuk pemda kabupaten/kota serta stakeholder terkait untuk bekerja sama mendorong sektor kesehatan di Sulut mulai dari tahapan penganggaran hingga pelaksanaan program kerja.

“Tapi itu belum cukup, perlu ada ikhtiar, semangat dan tekat dari semua komponen dalam mendorong dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan,” terangnya.

Kandouw juga berharap agar peringatan HKN ke-57 dapat menjadi momentum intropeksi sekaligus evaluasi dalam menyusun road-map menuju Indonesia Sehat di tahun 2025.

Terkait penanganan pandemi Covid-19, meskipun saat ini situasinya cukup terkendali, baik secara nasional maupun di Sulawesi Utara, ia mengimbau agar semua pihak untuk tetap waspada.

“Karena perang melawan Covid-19 ini adalah perang kita bersama, bukan hanya kerja stakeholder kesehatan dalam hal ini Dinas Kesehatan, dokter-dokter maupun tenaga medis lainnya. Ini merupakan tugas dan tanggung jawab kita bersama,” imbuhnya

“Melalui penghargaan yang tadi sudah diberikan, kiranya dapat memberi motivasi dan semangat lebih kepada kita semua, khususnya dalam upaya menangani pandemi,” tandasnya.

Sebelumnya, dalam laporannya Kepala Dinas Kesehatan Sulut Debby Kalalo mengungkapkan bahwa realisasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu prioritas yang akan dibahas dalam Rakerda ini. Diketahui, Pemprov Sulut menargetkan pada akhir Desember nanti capaian program vaksinasi bisa berada di angka 80 persen.

Kegiatan yang digelar secara hybrid, turut dihadiri Direktur Promosi Kementerian Kesehatan dan Pemberdayaan Kemenkes Imran Agus Nurali, jajaran Forkopimda Sulut, sejumlah pimpinan lembaga/instansi vertikal, para pejabat terkait lingkup Pemprov Sulut maupun pemkab/pemkot, serta stakeholder terkait.(srv)

banner 300x250