Dikawal Ketat, KPU Distribusi Kertas Suara ke Kabupaten/Kota

0
41
Provinsi Sulawesi Utara menerima kedatangan kertas suara pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020 untuk pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota, di Pelabuhan Peti Kemas Samudra kota Bitung, Sabtu (21/11/2020).

Bitung, Sulutreview.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara menerima kedatangan kertas suara pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020 untuk pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota, di Pelabuhan Peti Kemas Samudra kota Bitung, Sabtu (21/11/2020).

Kedatangan kertas suara di Pelabuhan Bitung dipantau langsung oleh Bawaslu Sulut, Serketaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Edwin Silangen, SE MA dan Forkopimda Sulut.

Logistik kertas suara yang tiba di pelabuhan Samudra Bitung di kawal ketat oleh Tim Brimob Polda Sulut menggunakan KM. Dorolonda.

Di sisi lain, ketua KPU Provinsi Sulawesi Utara, Dr. Ardiles Mario Revelino Mewoh, SIP, MSi menjelaskan kepada sejumlah wartawan bahwa kedatangan kertas suara tahap II akan di distribusikan ke 12 Kabupaten/Kota di wilayah darat dan akan di fasilitasi oleh KPU Sulut serta penyaluran kertas suara ke kabupaten/kota akan dikawal ketat oleh pihak kepolisian.

“Jadi KPU telah menerima kertas suara dari perusahaan penyedia yaitu PT. Temprina di Surabaya, Gresik. KPU memfasilitasi bongkar kontainer kemudian kertas suara ini akan siap di distribusikan ke 12 Kabupaten/Kota lewat kendaraan kecil dan pendistribusian kertas suara akan dikawal ketat pihak Kepolisian,” jelas Mewoh.

Selain itu Mewoh juga mengatakan, tahap awal kertas suara sudah di kirim ke tiga wilayah kepulauan.

Ketika di tanya soal jumlah kertas suara pada pendistribusian tahap II ini, Mewoh mengatakan jumlah kertas suara sudah terpenuhi.

“Kertas suara sudah terpenuhi jumlahnya sebagaimana yang dibutuhkan dalam pemilihan Gubernur, bupati dan wali kota di 12 Kabupaten/Kota. Kertas suara Pilgub tentu sesuai dengan jumlah daftar pemilih tetap ditambah 2,5%, begitu juga di kabupaten/kota,” kata Mewoh.

Lebih lenjut Mewoh menjelaskan terkait adanya kertas suara yang rusak, akan di pilah dan di sortir di Kabupaten/Kota.

“Kertas suara akan di pilah dan di sortir di Kabupaten/Kota, maka akan terlihat jika ada kertas suara yang rusak,” terang Mewoh.

Turut hadir dalam pemantauan pembukaan segel kontainer yang berisi kertas suara dan pengecekan kelengkapan logistik kertas suara, Pejabat Sementara (Pjs) Walikota Bitung, Drs. Edison Humiang M.Si, Ketua KPU Kota Bitung Deasly Sumampouw, SE, Ketua Bawaslu Kota Bitung Deiby Londok dan Forkopimda Kota Bitung.

Dalam kegiatan pemantauan dan pengecekan kertas suara ini semua yang hadir mengedepankan protokol kesehatan pencegahan Covid19.(lina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here