Manado, Sulutreview.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) intens mengawasi aktivitas tiga pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur peserta pilkada 2020.
Salah satu anggota komisioner KPU Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Salman Saelangi mengatakan, pihaknya terus mengawasi jalannya kampanye dari masing-masing paslon di sejumlah titik lokasi kampanye.
“Kami terus mengawasi jalannya kampanye di sejumlah titik lokasi kampanye,” kata Saelangi kepada sejumlah wartawan saat berada di ruang kerjanya, Selasa (20/10/2020).
Selain itu, Saelangi juga menambahkan bahwa pemantauan yang di lakukan oleh KPU Sulut ini terkait dengan pengawasan paslon dan tim nya akan protokol kesehatan Covid-19 dalam kampanye yang dilaksanakan oleh masing-masing paslon dalam mengantisipasi penyebaran virus Corona Virus Disease 2019.
“Apakah tiga pasang calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut ini benar-benar mematuhi dan menjalankan protokol kesehatan Covid19 dalam kampanye yang digelar atau tidak sama sekali mematuhi protokol kesehatan Covid19 dalam pelaksanaan kampanye,” ujarnya.
Diakui Saelangi, monitoring terkait kampanye tiga paslon calon gubernur dan wakil gubernur Sulut dari sisi pengawasan adalah tupoksi dari Bawaslu, namun KPU juga sesuai surat edaran dari KPU RI untuk melakukan monitoring kepada tiga paslon saat melakukan kampanye, apakah mengikuti protokol kesehatan atau tidak.
Secara terang-terangan Saelangi juga mengakui bahwa masih ada paslon saat kampanye tidak mengikuti protokol kesehatan.
“Dari hasil pantauan ada paslon yang tidak mengikuti protokol kesehatan Covid19 dalam berkampanye. Namun hal ini tentu saja akan menjadi bahan evaluasi kami sekaligus data yang diterima oleh KPU Sulut saat melakukan monitoring lapangan,” tutup Saelangi.(lina)













