Memenuhi Syarat, KPU Tetapkan Tiga Paslon Gubernur dan Wagub Sulut 2020

0
211
Ketua KPU Sulut, Dr Ardiles Mewoh SIP MSi turut didampingi lima anggota komisioner KPU yaitu Meidy Yafeth Tinangon SSi, MSi, Salman Saelangi S.Kel, Yessy Yatty Momongan S.Th M.Si, Lanny Anggriany Ointu SE, dan penanggung jawab Pujiastuti SE.Ak.

Manado, Sulutreview.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara (Sulut) menetapkan tiga pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut 2020, melalui pleno yang digelar Rabu (23/9/2020).

KPU, melalui pengumuman dan konferensi pers menyebutkan paslon Olly Dondokambey-Steven Kandouw (Olly-Steven), Christiany Eugenia Paruntu-Sehan Salim Landjar (CEP-SSL) dan Vonnie Anneke Panambunan-Hendry Runtuwene (VAP-HR) resmi menjadi peserta pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut. Setelah seluruh dokumen pendaftaran dinyatakan memenuhi syarat.

“Ketiga paslon dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut 2020,” kata Ketua KPU Sulut, Dr Ardiles Mewoh SIP MS melalui konferensi pers.

Ardiles dalam penyampaiannya turut dihadiri lima anggota komisioner KPU yaitu Meidy Yafeth Tinangon SSi, MSi, Salman Saelangi S.Kel, Yessy Yatty Momongan S.Th M.Si, Lanny Anggriany Ointu SE, dan penanggung jawab Pujiastuti SE.Ak.

Dalam keterangannya, Ardiles mengatakan tiga paslon yang akan melaju pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur pada 9 Desember 2020 dinyatakan sah oleh KPU Sulut.

Pada tahapan penetapan paslon, komisioner membacakan pengumuman berita acara hasil penelitian, yang merupakan tindak lanjut dari perbaikan persyaratan.

Diketahui, hasil penelitian perbaikan berkas Olly-Steven dibacakan oleh Anggota Salman Saelangi yang menyatakan memenuhi syarat. Untuk berkas perbaikan Christiany Eugenia Paruntu-Sehan Salim Landjar dikatakan memenuhi syarat oleh komisioner Lanny Ointu.

Sementara itu, berkas Vonnie Anneke Panambunan (VAP) beserta Hendry Runtuwene dinyatakan memenuhi syarat oleh Yessy Momongan.

Pengumuman ini juga disiarkan secara langsung melalui aplikasi zoom dan youtube.

Diketahui, tahapan penetapan paslon dilakukan tanpa pengumpulan massa. Hal itu mengacu protokol Covid-19.(lina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here