Pemkab Minahasa Bahas Penanganan Masalah Rombe dan Covid-19

0
39

Tondano, SULUTREVIEW – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Minahasa masing-masing Bupati, Dr. Ir. Royke Oktavian Roring, MSi, Wakil Bupati, Robby Dondokambey, S.Si dan pemangku kepentingan menggelar rapat.

Berbagai perkembangan strategis dan aktual dibahas secara serius dalam rapat yang berlangsung di rumah dinas bupati tersebut. Antara lain masalah tanah perkebunan Rombe yang saat ini masih dalam pengawasan dan telah disepakati penyelesaiannya dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Karena itu, masyarakat yang terkait dengan lokasi perkebunan tersebut agar benar-benar mempercayakan penyelesaiannya kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa.

Selain itu juga turut dibahas soal penanganan terhadap penyebar hoax dan provokatif bernuansa SARA terkait masalah tanah perkebunan tersebut. Di mana Pemkab Minahasa bersama Forkopimda Plus akan memantau isu hoax terutama lewat sosial media dan jika ada yang bernuansa SARA dan memprovokasi masyarakat akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.

Rapat itu juga mengevaluasi langkah kebijakan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid 19, di mana saat ini warga yang positif terjangkit Covid-19 masih bertambah sehingga perlu terus diingatkan agar warga tetap mematuhi protokol kesehatan kendati demikian ruang isolasi di RSUD Sam Ratulangi Tondano dan rumah singgah saat ini selalu siap siaga melayani masyarakat.

Selanjutnya, mulai Jumat (3/7/2020) pos-pos pemantauan di pintu masuk Minahasa akan ditarik dan memaksimalkan pos-pos yang ada di desa dan kelurahan, penerapan protokol kesehatan di pasar-pasar tetap berlaku dan selalu ada pemantauan dan pengawasan dari Pemkab. Pemkab juga berupaya agar pada pekan depan sudah akan tersedia peralatan pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk mendeteksi virus pada orang.

Selain itu Forkopimda mengapresiasi rakyat Minahasa karena selama pandemi ini tidak pernah melakukan penolakan terhadap pemakaman pasien Covid-19 atau pun PDP termasuk bagi mereka yang berdomisili di luar Kabupaten Minahasa.

Mengenai pemberlakuan new normal terkait pelaksanaan ibadah di rumah ibadah disesuaikan dengan hasil rapat Forum Kerjasama Umat Beragama (FKUB) yaitu diserahkan kepada masing-masing pimpinan agama serta rekomendasi bersama FKUB sebagai acuan yaitu untuk zona hijau bisa melakukan ibadah di rumah ibadah dengan maksimal 30 % dari kapasitas rumah ibadah.

Untuk zona kuning hanya direkomendasikan pengurus, pimpinan atau majelis jemaat yang beribadah di rumah ibadah dan yang zona merah masih direkomendasikan untuk beribadah di rumah. Rapat ini juga mengingatkan agar dibentuk tim baik di rumah ibadah, desa/kelurahan maupun kecamatan yang bertugas mengingatkan dan mengawasi warga agar menerapkan protokol kesehatan.

Sementara itu, untuk usaha restoran, cafe dan kegiatan ekonomi lainnya dapat berjalan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan yang berlaku. Di samping itu, waktu operasional masih dibatasi sampai Pukul. 20.00 Wita dengan tetap membatasi kapasitas restoran dan cafe maksimal 40 % dari daya tampung yang tersedia. Khusus untuk kegiatan ekonomi produktif masyarakat seperti di sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan perdagangan dapat dilaksanakan sesui protokol kesehatan.

“Terima kasih atas kehadiran dan kebersamaan seluruh Forkopimda Minahasa Plus dalam rapat tersebut sebagai bentuk sinergitas yang tentu akan makin mendorong percepatan pembangunan terutama dalam menyikapi dan mencari solusi berbagai perkembangan strategis di daerah yang sama-sama kita cintai,” ungkap Roring.

Turut hadir Ketua DPRD, Glady Kandouw, SE, Dandim 1302, Letkol Inf Slamet Raharjo, Kajari, Rahmat Budiman Taufani, SH, Kapolres Minahasa, AKBP Denny Situmorang, SIK, Ketua Pengadilan Negeri Tondano, ST Iko Sudjatmiko, SH, MH, bersama Dandim 1309 Manado, Letkol Inf. Yohanes Raymond Raja Sulung Purba, SH, M.Tar (HAN), Kapolresta Manado, Kombes Pol. Evianus Laoly, SIK, MH, Kapolres Tomohon AKBP Bambang Ashani Gatot serta Sekretaris Daerah, Frits Muntu, S.Sos,
jajaran terkait Pemkab Minahasa masing-masing Asisten Pemerintahan dan Kesra, Dr. Denny Mangala dan Kaban Kesbangpol, Ir. Janny Moniung.(engel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here