dr Kartika Devi Tanos MARS, Terpanggil Sebagai Relawan Penanggulangan Covid-19

0
354

Manado, SULUTREVIEW

Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April menjadi hari yang tidak akan pernah dilupakan oleh para wanita Indonesia.

Kartini telah memberikan inspirasi yang luar biasa dalam kehidupan wanita. Bukan hanya soal kesetaraan hak dengan kaum pria. Namun lebih dari itu, adalah sebuah harapan akan sebuah perjuangan.

Hidup yang dipercayakan Tuhan itu bukan hanya milik pribadi yang harus dipertahankan. Tetapi bagaimana memberikan arti dan dampak bagi orang lain.

Hal itulah yang menginspirasi dr Kartika Devi Tanos MARS yang memberikan diri sebagai relawan untuk merawat Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan orang yang terindikasi kontak erat di rumah singgah eks Bandiklat Maumbi.

Istri tercinta Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw ini, yang adalah seorang dokter terpanggil untuk memberikan waktunya sebagai garda terdepan dalam menanggulangi Covid-19.

Sumpah janji akan tugas pengabdian sebagai ASN sekaligus seorang dokter itu, tak menyurutkan niatnya untuk memberi arti bagi sesama. Sekalipun paparan virus tersebut akan menjadi ancaman.

“Tugas ini merupakan tanggung jawab kemanusiaan,” ungkapnya.

Untuk membagi waktu sebagai Kepala Biro Kesra Setdaprov Sulut, dr Devi rela mengambil shift.

“Harus ambil sift bergantian dengan tenaga medis lainnya untuk bertugas di rumah singgah. Saya sudah bertugas sejak rumah singgah beroperasi, yakni dua hari dalam sepekan,” katanya.(hil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here