TPID Minahasa Pastikan Ketersediaan Bapok Aman

0
184
Tim saat melakukan pantauan harga di pasar tradisional

Tondano, SULUTREVIEW

Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Pemkab Minahasa melakukan pengecekan ke sejumlah pertokoan, dan sejumlah pasar tradisional seperti pasar Tondano dan pasar Kawangkoan Kamis (19/3/2020).

Hal itu dilakukan guna memastikan kebutuhan bahan pokok (bapok), di tengah terpaan virus Corona (Covid-19), tetap aman dan terkendali. Karenanya, pantauan kali ini fokus pada kenaikan harga.

Sidak pengawasan dipimpin langsung Assisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Minahasa Wenny Talumewo, yang didampingi sejumlah pejabat dilingkup Pemkab Minahasa.

Menurut Talumewo, dari pantauan pasar yang dilakukan tim, ada sejumlah bahan pokok yang mengalami kenaikan, walaupun tidak signifikan. Diantaranya beras jenis superwin yang sebelumnya dijual 9000 rupiah per liter, saat ini dijual dengan harga 10000 rupiah per liter.

Pada jenis bumbu dapur seperti jahe (goraka) harga pasaran mencapai 60.000 rupiah per kilogram, begitu juga  cabai (rica), dan bawang putih.

Selain itu, menurut Talumewo bahan pokok yang mengalami kelangkaan adalah gula pasir, hal ini diakibatkan belum masuknya pasokan gula pasir dari distributor.

Terkait kelangkaan tersebut, pihak Pemkab Minahasa telah melakukan koordinasi dengan pihak Provinsi Sulut, dan dipastikan pasokan gula pasir bisa terpenuhi kembali dalam waktu dekat.

Talumewo, juga memastikan bahwa kenaikan harga sejumlah bahan pokok masih bisa tertanggulangi.

“Dari pantauan kami tim TPID, ada sejumlah bahan pokok yang harganya naik, namun tidak signifikan seperti beras. Kenaikan diakibatkan belum adanya masa panen, dan belum masuknya pasokan beras dari Palu. Selanjutnya,  yang mengalami kelangkaan hanya pada gula pasir. Ini juga diakibatkan belum masuknya pasokan dari distributor. Namun kami telah melakukan koordinasi dengan provinsi, dan dipastikan minggu depan sudah terpenuhi,”ujar Talumewo.

Diketahui, sembilan bapok saat ini, masih terkendali. Pemerintah Kabupaten Minahasa berharap kepada seluruh warga Minahasa untuk tidak panik dalam menyikapi persoalan situasi saat ini, akibat virus Corona.

“Warga diharapkan juga untuk tetap tenang, dan terus menjaga Kesehatan,” ujarnya.

Lebih jauh, pantauan pasar akan dilakukan kembali pada minggu depan.(engel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here