Jakarta, Sulutreview.com – Di tengah pesatnya perkembangan ekosistem digital dan meningkatnya ancaman siber, Telkomsel terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keamanan serta privasi pelanggan melalui pilar keberlanjutan Jaga Data.
Sebagai bagian dari strategi bisnis berkelanjutan perusahaan, Telkomsel memastikan layanan yang aman, bertanggung jawab, dan dapat diandalkan bagi seluruh pelanggan. Upaya tersebut diwujudkan melalui penguatan tata kelola data dan keamanan siber dengan mengadopsi standar internasional, yakni ISO 27001, ISO 27701, dan ISO 25010.
Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menegaskan bahwa keberlanjutan tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan bisnis, tetapi juga tentang menjaga kepercayaan pelanggan yang menjadi fondasi utama perusahaan.
“Telkomsel meyakini bahwa perusahaan tidak mungkin maju sendirian tanpa lingkungan dan masyarakat di sekitarnya ikut berkembang. Kami akan terus berinovasi dan berkembang agar kontribusi keberlanjutan Telkomsel semakin terasa, baik dari sisi jangkauan maupun kualitas dampaknya,” ujarnya.
Melalui pilar Jaga Data, Telkomsel berupaya memastikan setiap layanan digital yang digunakan pelanggan memiliki tingkat keamanan yang tinggi sekaligus memenuhi prinsip perlindungan privasi. Langkah ini menjadi semakin penting seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi digital, kecerdasan buatan (AI), serta layanan berbasis data dalam kehidupan masyarakat.
Penerapan standar ISO 27001 menjadi landasan dalam sistem manajemen keamanan informasi perusahaan. Sementara ISO 27701 mendukung pengelolaan privasi data yang lebih baik, dan ISO 25010 menjadi acuan dalam memastikan kualitas sistem dan perangkat lunak yang digunakan Telkomsel.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Telkomsel menjaga kepercayaan lebih dari 156,1 juta pelanggan mobile dan 10,3 juta pelanggan IndiHome B2C yang dilayani perusahaan hingga 2025.
Selain memperkuat perlindungan data, Telkomsel juga terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang teknologi, termasuk kecerdasan buatan, keamanan siber, dan data science. Langkah ini dilakukan untuk memastikan perusahaan mampu menghadapi tantangan digital yang semakin kompleks.
Melalui Jaga Data, Telkomsel menegaskan bahwa perlindungan data pelanggan bukan sekadar kewajiban, melainkan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menciptakan ekosistem digital yang aman, terpercaya, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.
Selain fokus pada perlindungan data, Telkomsel juga menjalankan dua pilar keberlanjutan lainnya, yakni Jaga Cita dan Jaga Bumi. Melalui Jaga Cita, perusahaan terus memperluas akses digital dan memberdayakan talenta Indonesia melalui berbagai program sosial berbasis teknologi yang menjangkau pelajar, UMKM, komunitas, hingga generasi muda di berbagai daerah.
Sementara melalui Jaga Bumi, Telkomsel berupaya mengurangi dampak lingkungan dari operasional perusahaan. Hingga 2025, sebanyak 361 BTS Telkomsel telah memanfaatkan energi terbarukan berupa solar panel dan mikrohidro. Perusahaan juga memastikan seluruh limbah elektronik dikelola melalui skema recycle, reuse, dan refurbish serta menggunakan material kertas ramah lingkungan untuk seluruh kemasan kartu SIM.
Direktur Planning & Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam, mengatakan perjalanan menuju bisnis yang berkelanjutan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, Telkomsel akan terus mendorong sinergi dengan berbagai pihak untuk menciptakan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan.
“Telkomsel ingin terus mendorong kolaborasi agar kita bisa bergerak bersama menciptakan dampak nyata bagi Indonesia. Kami berharap dapat menjadi teladan, katalis, dan sumber inspirasi dalam menjaga bumi serta membangun generasi masa depan yang lebih berkelanjutan,” ujarnya.
Sebagai bagian dari implementasi strategi keberlanjutan GoZero Telkom Group, Telkomsel juga berkomitmen mendukung target pengurangan emisi menuju Net Zero Emission 2060. Komitmen tersebut sejalan dengan upaya perusahaan dalam menghadirkan layanan digital yang tidak hanya inovatif dan aman, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Indonesia.(hilda)













