web analytics

Delegasi FH Unsrat Mantapkan Langkah Menuju Piala Prof Soedarto VII

Delegasi FH Unsrat Mantapkan Langkah Menuju Piala Prof Soedarto VII

MANADO, SULUTREVIEW

Delegasi Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (FH-Unsrat) melakukan gladi resik. Hal itu dilakukan sebagai bentuk persiapan atas Kompetisi Peradilan Semu Nasional atau National Moot Court Competition (NMCC) Prof. Soedarto VII, yang dilaksanakan di ruangan Thomas Aquinas pada Senin (9/09/2019).

NMCC Prof. Soedarto VII adalah kompetisi peradilan semu nasional mengenai kasus fiktif tindak pidana korupsi yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali oleh Fakultas Hukum Universitas Diponegoro, Semarang.

Pada kompetisi ini, para delegasi yang berasal dari 16 perguruan tinggi negeri dan swasta menyusun semua dokumen hukum relevan serta melakukan proses simulasi peradilan semu mengenai kasus tindak pidana korupsi.

Kompetisi ini dibuat agar mahasiswa sebagai tonggak perjuangan bangsa mendapatkan pemahaman (teoritis maupun praktik) untuk menyikapi serta mengambil langkah tepat dalam rangka pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia.

Selain itu, tujuan lainnya ialah untuk melatih kemampuan litigasi terutama di bidang tindak pidana korupsi agar mahasiswa Fakultas Hukum sebagai calon penegak hukum dapat menciptakan Indonesia yang bersih dari tindak pidana korupsi.

Agenda ini rencananya akan dilaksanakan di Pengadilan Negeri Semarang, Jawa Tengah pada tanggal 13 sampai 15 September 2019.

Calvin Kepel selaku Ketua Delegasi FH-Unsrat mengungkapkan terkait dengan persiapan tim yang hampir mendekati sempurna.

“Untuk memaksimalkan seluruh persiapan, kami mengagendakan latihan mulai Pukul 18.00-22.00 karena mengingat waktu kuliah mulai dari 08.00-17.00 Wita,” ungkapnya.

Ia menambahkan terkait persiapan di kompetisi nanti. “Kesiapannya sudah mendekati 100% untuk babak penyisihan, sampai babak final jadi memang siap tampil pada event nanti,” katanya.

Official Delegasi FH-Unsrat, Hagay Ulukyan juga membenarkan apa yang di katakan Ketua Delegasi serta membeberkan kesiapan mereka terhadap Lomba tersebut.

“Untuk persiapan secara fisik maupun non-fisik kami lakukan dan sudah berjalan dengan baik, chemistry pun sudah sangat harmonis karena kurang lebih 6 bulan masa persiapan dari penyusunan berkas hingga simulasi persidangan Tindak Pidana Korupsi,” tungkasnya.

Ia pun optimis bisa tampilkan yang terbaik pada NMCC Prof. Soedarto VII di semarang.

“Kami siap tampil di Event tersebut, sisanya kami berserah kepada Tuhan Yang Maha Esa serta meminta dukungan penuh dari civitas akademika FH Unsrat,” Tutup Ulukyanan saat ditemui pada saat Gladi Resik yang sudah di agendakan.

Persiapan Lomba ini pun mendapat sambutan hangat serta dukungan dari Pimpinan Fakultas Hukum ialah Dekan Fakultas Hukum Unsrat, Dr. Flora Pricilia Kalalo, S.H, M.H.

“_National Moot Court Competition_ adalah kegiatan kemahasiswaan namun hal tersebut merupakan agenda yang tidak terpisahakan dari akademik. Karena ilmu yang didapatkan dalam kelas dipraktekkan ke dalam NMCC,” ucap Kalalo yang juga ditemui pada saat Gladi Resik.

“Saya Harap mahasiswa lebih memahami Ilmu Hukum serta prakteknya di dalam lapangan. Nanti dikemudian hari bisa menjadi praktisi-praktisi, penegak, dan penggiat-penggiat hukum”, sambungnya.

Dekan juga menitipkan besar harapan terhadap kegiatan ini.

“Harapan kedepan bagi seluruh mahasiswa FH-Unsrat bisa lebih banyak lagi tim-tim NMCC dari Fakultas Hukum yang ikut berlomba dalam event nasional.”

“Kedepan juga Fakultas Hukum Unsrat akan mempersiapkan metode pembelajaran melalui Moot Court yang diadakan secara continue di dalam kelas menjelang akhir perkuliahan atau menjelang sebelum akhir penulisan skripsi. Supaya lebih banyak lagi yang bisa memahami sistem beracara di pengadilan. Tutupnya dengan mengucapkan semboyan Fakultas Hukum Unsrat. Viva Gorela.(imanuel)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply