web analytics

BI Optimistis Ekonomi Sulut Tumbuh di Kisaran 6,1%-6,5%

BI Optimistis Ekonomi Sulut Tumbuh di Kisaran 6,1%-6,5%

Manado, SULUTREVIEW

Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara (Sulut) tumbuh positif.

Menurut Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulut, Soekowardojo harga komoditas utama yang diproyeksikan akan naik di tahun 2019 diperkirakan akan mendorong kinerja lapangan usaha pertanian dan industri serta ekspor dari sisi permintaan.

Sebut saja, ekspor jasa yang diperkirakan tumbuh meningkat sebagai dampak upaya pemerintah dalam mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisman meIaIui pembukaan penerbangan langsung menuju Manado dan rencana pengoperasian KEK pariwisata Likupang.

Sejalan dengan peningkatan ekspor, investasi juga diperkirakan terus meningkat seiring percepatan pembangunan proyek strategis nasional yang ditargetkan sudah dapat beroperasi di 2020. Selain kenaikan UMP, perbaikan kinerja lapangan usaha utama diperkirakan akan mendorong pertumbuhan konsumsi pada tathun 2019.

“Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Utara diperkirakan tumbuh di kisaran 6,1%-6,5% (yoy) pada tahun 2019.

“Bank Indonesia terus mencermati berbagai perkembangan serta risiko eksternal dan domestik. Risiko eksternal berupa risiko terkait rencana pengetatan kebijakan moneter di negara ekonomi maju, risiko kenaikan harga minyak serta risiko geopolitik. Di sisi domestik, risiko berasal dari belum kuatnya konsumsi rumah tangga dan intermediasi perbankan. Khusus regional Sulut, risiko bersumber dari permasalahan di infrastruktur seperti pembebasan lahan dan keterbatasan pasokan listrik seiring dengan naiknya kebutuhan daya masyarakat,” jelas Soekowardojo.

Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut, Soekowardojo.

Bank Indonesia, lanjut Soekowardojo akan terus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara, baik melalui strategic advisory, pengendalian inflasi, pengedaran uang, pengembangan UMKM dan wirausaha, mendorong gerakan non tunai, pengembangan SDM Sulut serta memonitor berbagai perkembangan baik domestik maupun eksternal. Sekaligus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Daerah.

“Meskipun pertumbuhan ekonomi Sulut Iebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional nasional yang tercatat sebesar 5,17% (yoy), pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulut sedikit Iebih rendah dibandingkan provinsi-provinsi lainnya di Sulawesi. Oleh karena itu, perlu langkah-langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Sulut khususnya melalui pertumbuhan pariwisata yang Iebih melibatkan partisipasi masyarakat serta didukung dengan kelembagaan yang kuat, peningkatan produksi pertanian dan menciptakan Industri Pengolahan yang terdiversifikasi,” ungkap Soekowardojo.(eda)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply