Refocusing Investasi 2026, BI Sulut Selaraskan Langkah dengan Danantara dan BKPM

Manado, Sulutreview.com — Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara (KPw BI Sulut), Joko Supratikto, mengatakan pentingnya refocusing arah investasi daerah agar selaras dengan prioritas investasi nasional tahun 2026.

Pernyataan itu disampaikan dalam agenda penting Dedicated Team Building Sulut Tahun 2026 di aula BI Sulut, Kamis (21/5/2026).

​Mencermati dinamika lingkungan strategis investasi tahun 2026, Joko menyoroti kehadiran lembaga pengelola investasi Danantara serta sentralisasi peran Kementerian Investasi/BKPM sebagai lead promosi investasi nasional.

​”Pada tahun 2026 ini, Danantara tercatat memiliki alokasi investasi yang sangat besar, mencapai Rp42 Triliun, yang diarahkan pada sejumlah sektor prioritas. Mulai dari mineral dan hilirisasi, energi terbarukan, infrastruktur digital, layanan kesehatan, hingga pangan dan pertanian,” ujar Joko.

​Di sisi lain, peta jalan (roadmap) Investasi Nasional BKPM juga menitikberatkan pada sektor hilirisasi, pangan dan agrikultur, energi terbarukan, serta layanan kesehatan.

​Melihat arah kebijakan pusat tersebut, BI menyampaikan bahwa Regional Investor Relations Unit (RIRU) Sulut harus bergerak cepat melakukan adaptasi. RIRU Sulut direkomendasikan untuk memfokuskan ulang target investasinya pada empat sektor utama yakni, Hilirisasi, Ketahanan Pangan & Agroindustri, Energi Terbarukan, serta Kesehatan.

​​Meski memiliki prospek cerah karena sejalan dengan fokus nasional dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat, Joko tidak menepis adanya sejumlah tantangan struktural yang masih mengganjal di daerah.

​”Kita masih menghadapi beberapa hambatan nyata di lapangan, seperti keterbatasan proyek yang benar-benar siap investasi (investment-ready), konversi minat investor yang belum optimal, serta kesiapan infrastruktur kawasan investasi yang belum merata,” ungkapnya.

​Untuk mengatasi hambatan tersebut, BI Sulut merumuskan strategi akselerasi investasi melalui penguatan pipeline proyek. Langkah ini bertumpu pada peningkatan kesiapan substansi, tindak lanjut investor, serta sinkronisasi yang erat antara pemerintah pusat dan daerah.

​Secara konkret, Joko memaparkan empat rekomendasi tindak lanjut yang harus segera dieksekusi oleh RIRU Sulut tahun ini:

  1. ​Peningkatan standar seleksi proyek investasi yang akan didorong pada tahun 2026.
  2. ​Refocusing prioritas investasi pada proyek-proyek yang sesuai dengan roadmap BKPM dan Danantara.
  3. ​Penguatan upaya debottlenecking untuk mengurai kendala struktural, khususnya terkait proses perizinan dan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) untuk proyek energi terbarukan.
  4. ​Penguatan mekanisme pelaporan pascapromosi yang lengkap, terstruktur, dan terintegrasi agar dapat diakses bersama oleh DPMPTSP Provinsi Sulut dan Bank Indonesia Sulut.

Selain itu, BI juga merinci adanya dukungan ​tiga program kerja unggulan RIRU Sulut, sebagai bentuk implementasi dari strategi tersebut, RIRU Sulut telah menyiapkan tiga program kerja utama yang akan dilaksanakan sepanjang bulan Juni 2026, yaitu:

  • ​Capacity Building RIRU 2026 (10–12 Juni 2026): Berfokus pada penguatan kapasitas DPMPTSP sebagai koordinator proyek, peningkatan kesiapan substansi, serta pendampingan pemetaan proyek prioritas daerah.
  • ​Klinik Investasi (20–26 Juni 2026): Memfasilitasi konsultasi teknis dan regulasi, pendampingan penyelesaian isu investasi, serta percepatan kesiapan teknis proyek.
  • ​North Sulawesi Investment Challenge (15–26 Juni 2026): Program kurasi untuk menjaring proyek unggulan yang berstatus Clean and Clear, yang dilengkapi dengan pendampingan aspek hukum, feasibility study (studi kelayakan) keuangan, hingga penjajakan langsung (matching) kepada investor potensial.

“​Melalui sinergi dan rangkaian program terukur ini, Bank Indonesia optimis iklim investasi di Sulawesi Utara pada tahun 2026 dapat tumbuh lebih akseleratif, inklusif, dan berdaya saing tinggi di kancah nasional maupun internasional,” pungkas Joko.(hilda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *